Rupiah Rontok, Terendah Sejak Desember 2015

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 8 Mei 2018 13:27
Rupiah Rontok, Terendah Sejak Desember 2015
Rupiah akhirnya rontok ke level 14.000 per dollar AS.

Dream – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pertama kali menyentuh level Rp14 ribu per dolar AS sejak Desember 2015. Pelemahan rupiah ini dipicu oleh kekhawatiran apabila pertumbuhan ekonomi di luar target.

Dikutip dari laman www.bi.go.id, Selasa 8 Mei 2018, kurs JISDOR mencapai Rp14.036 per dolar AS. Rupiah merosot jika dibandingkan dengan kurs tengah rupiah pada Senin 7 Mei 2018 di level Rp13.956 per dolar AS.

Bahkan, hari ini, rupiah dibuka melemah di level Rp14.012 per dolar AS dan menyentuh level terbawah di Rp14.040 per dolar AS.

Terakhir kali rupiah berada di level 14.000 pada 18 Desember 2015. Saat itu rupiah bertengger di level 14.032 per dollar AS. 

Dikutip dari Bloomberg, hari Senin 7 Mei 2017, rupiah jatuh 0,5 persen ke Rp14.003 per dolar AS sebelum ditutup di level Rp13.999 per dolar AS pada pukul 16.55 waktu Jakarta. Dalam tiga bulan, kinerja mata rupiah terburuk kedua di Asia setelah rupee India, menurut data Bloomberg.

Pedagang mata uang INTL FCStone Inc di Singapura, Mingze Wu, mengatakan tekanan terhadap rupiah bisa terus berlangsung karena investor asing akan mengkonversi dividen serta pembayaran bunga saham dan obligasi. Mereka ingin menukarnya dari rupiah menjadi dolar.

“ Ini hanya musiman yang menambah tekanan. Meskipun demikian, angka Rp14 ribu ini merupakan penghalang psikologis yang menyulitkan bank sentral mempertahankan (rupiah),” kata Wu.

Sementara itu, Kepala Ekonomi dan riset UOB Indonesia, Enrico Tanuwidjaja, mengatakan ada kesalahpahaman jika ekonomi Indonesia sedang mundur seperti yang diperlihatkan pelemahan rupiah.

“ Tapi, kami melihat penguatan dolar yang luas dan upaya Bank Indonesia untuk mengintervensi dari waktu ke waktu untuk memperbaiki kesalahpahaman ini dibenarkan,” kata Enrico.

(Sah)

 

Beri Komentar