Ilustrasi Dolar AS.
Dream – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menembus angka Rp13.900 per dolar AS hari ini, Senin 23 April 2018. Bahkan, kursnya nyaris menyentuh level 14.000 saat mulai menyentuh level Rp13.918 per dolar AS.
Melihat kondisi ini, Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat untuk tidak panik.
“ Kami, kan, tetap berada di pasar. Kami minta masyarakat jangan panik,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Agusman, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com.
Agusman mengatakan mata uang yang melemah terhadap dolar AS tak hanya rupiah. Ada juga mata uang negara lain yang bernasib serupa. Malah ada yang lebih parah daripada rupiah.
Dari catatan BI, depresiasi rupiah terhadap dolar AS hanya melemah 2 persen. Angka ini lebih kecil daripada pelemahan peso Filipina yang menyentuh 4 persen dan lyra Turki 6 persen.
Pelemahan yang terjadi pada rupiah beberapa hari terakhir, disebut Agusman terjadi karena faktor global.
“ Masih banyak yang lebih parah dari kita. Jadi, memang kami paham dengan kejadian ini Kami minta semua untuk bersama-sama dan kami tetap berada di pasar. Kami berharap bisa mengatasi situasi ini karena (pelemahan rupiah disebabkan oleh) faktor global,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global