Keuangan Syariah Aman Meski Minyak Dunia Rontok

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 10 Februari 2016 15:16
Keuangan Syariah Aman Meski Minyak Dunia Rontok
Bahkan tren pertumbuhan bisnis keuangan syariah akan tetap kuat di masa depan.

Dream - Rontoknya harga minyak mentah telah memicu gelombang kekhawatiran dunia. Bursa saham dunia dan pasar komoditas ramai-ramai banting harga.

Namun kecemasan minyak mentah itu diyakini taan berpengaruh pada bisnis euangan syariah. Bahkan industri dengan prinsip islami ini terus menunjukan pertumbuhan yang kuat.

Gubernur Bank Sentral Bahrain, Rasheed Al Maraj mengatakan, prospek industri keuangan syariah tetap kuat seiring meningkatnya permintaan terhadap aset investasi berbasis syariah.

Pertumbuhan ini terlihat di pasar utama keuangan syariah Asia Tenggara dan Timur Tengah.

" Sangat jelas ada permintaan besar terhadap produk dan jasa keuangan syariah. Seiring industri yang makin matang, perlu upaya keras untuk memenuhi permintaan itu," kata Rasheed kepada bernama seperti dikutip thestar.com.my, Rabu, 10 Februari 2016.

Namun Rasheed mengingatkan pelaku pasar untuk tetap waspada terhadap munculnya tantangan di masa depan. Diantaranya perlunya pendidikan dan pelatihan untuk mengatasi minimnya tenaga ahli bidang syariah.

" Sektor keuangan syariah mulai semakin dikenal, tak hanya sekadar bisnis yang booming," katanya seraya menyebut IMF telah mengakui sistem keuangan syariah sebagai alternatif ekonomi dunia.

" Ini tren yang kami yakini akan terus berlanjut di masa depan," katanya.

Namun The Malaysian International Islamic Financial Centre (MIFC) mengau jatuhnya harga miyak dunia diakui telah memicu turunnya penciptaan kekayaan negara muslim secara global.

Data MIFC menyebutkan, pada kuartal III tahun lalu, total aset keuangan syariah yang dikelola lembaga keuangan turun US$ 60,2 miliar dari US$ 75,8 miliar setahun sebelumnya.

Beri Komentar