Kisah Ryan Sang Kurir Warga Terpencil Pemenang Program Berani Berubah

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 21 Januari 2021 17:40
Kisah Ryan Sang Kurir Warga Terpencil Pemenang Program Berani Berubah
Pandemik dan diberhentikan dari perusahaan bukan hambatan untuk maju. Dengan tekad Berani Berubah mengubah jalan hidup Ryan

Dream - Tak pantang menyerah meski keadaan menghimpit. Sifat itulah yang ditunjukan Ryan Putra utama. Pemuda warga Pucuk, Dawarblandong, Mojokerto, Jawa Timur. Diberhentikan dari pekerjaan, Ryan berjuang merintis usaha jasa titip dan jasa ekspedisi.

Sikap Berani Berubah yang diambil Ryan menjadi salah satu contoh masyarakat yang tak menyerah dengan nasib di tengah pandemi Covid-19.

Keberanian itu pula yang menghantarkan Ryan didapuk sebagai Pemenang #BeraniBerubah, sebuah program yang mengangkat kisah masyarakat tak putus asa terus bertahan dan mengubah nasih menjadi lebih baik.

Berani Berubah tayang pertama kali pada Agustus 2020. Tayang di beberapa platform media, seperti SCTV, Indosiar, liputan6.com, merdeka.com dan vidio.com. Kampanye #SiapBeraniBerubah dan #BeraniBerubah mulai disebar pada 7 Desember 2020 sampai 7 Januari 2021. Ratusan peserta mendaftar dari berbagai usaha yang ditekuni.

Hampir semua peserta memenuhi syarat, seperti jenis usaha yang ditekuni, wilayah tempat menjalankan usaha hingga seluk beluk usaha tersebut. Proses penjurian dilakukan sepekan sebelum pengumuman pemenang Program Berani Berubah.

Namun dari ratusan peserta yang mendaftar, Ryan lolos sebagai peserta yang berhak memenangkan hadiah Rp5 Juta untuk modal usaha.

 

1 dari 2 halaman

Bermodal Uang Rp100 Ribu

Ryan memulai usahanya sejak Juni 2020, atau tiga bulan setelah diberhentikan dari perusahaan tempatnya bekerja dahulu. Dia hanya bermodal awal Rp100.000 untuk membangun bisnis jasa titip.

Target pelanggan jasa titip tak muluk-muluk. Menyasar warga yang berada di daerah-daerah terpencil. Peluang jeli dilihat Ryan karena kendaraan roda empat ke atas akan kesulitan masuk ke wilayah yang terpencil.

" Soalnya kalau untuk ekspedisi besar, untuk mobil-mobil, sudah nggak melayani di tempat terpencil. Akhirnya orang yang buka unit di tempat itu harus mengantar sendiri, dan kemudian menggunakan jasa saya," kata Ryan.

Ryan tak begitu jasa berhasil membangun bisnisnya ini. Dia sempat sempat melamar ke beberapa perusahaan jasa ekspedisi ternama. Nrupanya amun rezeki belum berpihak kepanya

 

2 dari 2 halaman

Kini Didekati Kios Jasa Ekspedisi Ternama

Kejelian Ryan kembali muncul saat dia melihat peluang bekerja sama dengan temannya dalam lingkup pengiriman barang. Masih menyasar warga di wilayah terpencil, Ryan menawarkan jasa mengambil barang-barang dari rumah pelanggan. Barang-barang itu selanjutnya disetorkan ke gudang perbatasan kota setiap pukul 17.00 wib.

Tak hanya keuntungan pribadi, jasa ekspedisi yang dilakoni Ryan membantu masyarakat yang sulit menjangkau wilayah luar. Terlebih dengan booming-nya online shop. Banyak masyarakat yang menjual barangnya melalui platform tersebut terbantu dengan jasa Ryan.

" Mereka mayoritas barang yang sudah terdaftar siap kirim itu kan jauh dari pelosok. Sama kurir perusahaan itu enggak diambil, akhirnya saya ambil inisiatif, saya menawarkan diri, bagaimana kalau misalkan saya angkut. Perorang saya kasih ongkir kirim, contoh satu orang Rp100.000, tapi saya sekali angkut bisa 5 orang untuk dibawa ke gudang," kata Ryan.

Seperti roda yang berputar, bisnis Ryan juga tak selalu berjalan lancar. Ada kalanya dia harus berhadapan dengan pelanggan yang masih belum mengenal transaksi transfer. Kepada mereka, Ryan rela mengeluarkan modalnya terlebih dahulu untuk membayar barang pesanan pelanggan. Ryan mematok harga Rp20.000 perbarang, tanpa menghitung jumlah pesanan. Jadi, pelanggan bebas memesan jumlah barang yang diinginkan.

Namun jerih payah itu kini berbuah. Usaha Ryan kebanjiran tawaran kerjasama dari berbagai kios-kios ekspedisi ternama. Ryan seolah jadi juragan memindahkan barang kiriman dari kios yang jauh, dari gudang kota ke gudang kota.

Kisah hidup Ryan bisa menjadi panutan bagi masyarakat, agar tetap berjuang dan jangan menyerah. Ryan siap Berani Berubah untuk kehidupan yang lebih baik.

" Saya ingin berubah. Untuk kehidupan lebih baik," tutup Ryan

Beri Komentar