Sosok Mendag Baru Zulkifli Hasan, Merantau ke Ibu Kota Bermodal Emas dari Ibu

Reporter : Alfi Salima Puteri
Rabu, 15 Juni 2022 14:57
Sosok Mendag Baru Zulkifli Hasan, Merantau ke Ibu Kota Bermodal Emas dari Ibu
Kini Zulhas si anak rantau membuktikan dirinya bisa menaklukan Jakarta. Simak kisah selengkapnya di sini.

Dream - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, resmi diangkat sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju. Dalam reshuffle yang diumumkan Presiden Jokowi, mantan ketua MPR RI ini menduduki posisi sebagai menteri perdagangan yang sebelumnya ditempati Muhammad Lutfi.

Masuknya Zulkifli Hasan mengubah porsi tokoh politik di jajaran kabinet Indonesia Maju. Sebelumnya porsi kalangan profesional banyak menempati sejumlah posisi menteri di periode kedua Presiden Joko Widodo.

Mengutip laman situs dpr.go.id, Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas, lahir di Lampung Selatan pada 17 Mei 1962 atau kini sudah berusia 59 tahun.

Zulkifli menempuh pendidikan sejak SD hingga SMP di Lampung. Setelah menamatkan pendidikan SD, Zulkifli yang baru berusia 13 tahun bersama sang ayah merantau ke Tanjungkarang dari tempat tinggal masa kecilnya di Desa Pisang, Penengahan, Lampung Selatan.

1 dari 2 halaman

Zulkifli didaftarkan di Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) oleh ayahnya, walaupun hal tersebut bertolak belakang dengan keinginannya.

Setelah empat tahun mengenyam pendidikan agama yang setingkat dengan SMP, Zulkifli Hasan secara diam-diam meninggalkan kampung halamannya di Lampung dan merantau ke Jakarta untuk bersekolah di SMA Negeri 53 Jakarta.

Dalam novel berjudul 'Rantau' yang ditulis oleh kedua putrinya, Zulkifli merantau ke Jakarta bermodalkan emas dari sang ibunda.

Setelah ia lulus SMA tahun 1982, ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana (Unkris), Jakarta dan membiayai kuliahnya secara mandiri.

2 dari 2 halaman

Setelah lulus jenjang S1, ia kemudian bekerja pada beberapa lembaga. Beberapa tahun kemudian, ia melanjutkan pendidikannya di Magister Manajemen Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Jakarta dan lulus pada 2003.

Sebelum berkarir di dunia politik, Zulhas aktif di organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah. Hal itu kemudian membuat dia bergabung dengan Partai Amanat Nasional atau PAN yang didirikan oleh Amien Rais pada awal reformasi.

Doa dari seorang ibu memang tidak pernah meleset. Kini Zulhas si anak rantau membuktikan dirinya bisa menaklukan Jakarta. Hingga bisa menjadi pengusaha sukses, menteri, ketua MPR RI, dan ketua umum partai politik yang patut diperhitungkan. (Sah)

 

Beri Komentar