Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pelni Menyiapkan 26 Armada Kapal Laut Untuk Angkutan Mudik 2018. (Foto: Merdeka.com)
Dream – PT Pelayanan Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni menyiapkan 26 armada kapal ferry untuk melayani mudik Lebaran 2018. Kapasitas total penumpang yang bakal diangkut setiap harinya mencapai 53.763 orang.
“ Kapal akan singgah di 91 pelabuhan, melayani 1.100 ruas dan menempuh jarak 98.329 mil,” kata Direktur Armada Pelni, Tukul Harsono, melalui keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 18 Mei 2018.
Selain itu, Pelni juga menyiapkan 47 armada kapal perintis untuk melayani pemudik ke 305 pelabuhan. Juga untuk tujuan 4.602 ruas pulau-pulau besar, terpencil dan terluar di Tanah Air.
Untuk transportasi mudik Lebaran 2018, Pelni membagi tiga cluster pelayanan yaitu wilayah barat terdiri Tanjung Priok, Tanjung Pandan, Pontianak, Batam, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Belawan, Pulau Natuna, Semarang, Surabaya, Sampit, dan Kumai.
Wilayah tengah terdiri Makasar, Baubau, Balikpapan, Nunukan, Tarakan, Pare-pare, Bima, Labuan Bajo, Lewoleba dan Kupang. Untuk wilayah timur meliputi Ambon, Banda Neira, Namlea, Ternate, Tual, Sorong, Manokwari, Biak, Serui, Nabire dan Jayapura.
Komposisi penumpang wilayah barat 39 persen, wilayah tengah 43 persen, dan wilayah timur 19 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, kata Tukul, pihaknya melakukan rerouting ke ruas-ruas padat penumpang seperti Batam-Belawan, Kumai-Semarang, Sampit-Semarang, dan Balikpapan-Surabaya.
“ Kami tidak akan menambah kapal, tetapi menambah frekuensi pada ruas padat penumpang dengan me-rerouting kapal,” kata dia.
Sementara itu, Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni, O. M. Sodikin, mengatakan angkutan Lebaran dengan kapal akan berlangsung selama 30 hari. Periodenya dimulai Kamis 31 Mei 2018 dan berakhir pada Sabtu, 30 Juni 2018.
“ Masa angkutan Lebaran dengan kapal laut lebih lama dibanding angkutan darat dan udara,” kata Sodikin.
Sodikin melanjutkan untuk mudik tahun 2018 ini, Pelni dipercaya Kementerian Perhubungan mengangkut pemudik sepeda motor dari Jakarta ke Semarang pergi-pulang. Mudik gratis sepeda motor dimulai tanggal 9 Juni hingga 22 Juni 2018.
Pendaftaran mudik motor gratis dengan kapal Pelni dibuka sejak 23 Maret dan berakhir 2 Juni 2018.
“ Pemudik sepeda motor dapat mendaftar melalui aplikasi, selanjutnya diverifikasi kepastian keberangkatannya,” kata dia Sodikin.
Lebih lanjut, Sodikin menjelaskan Pelni bersinergi dengan 23 BUMN memberangkatkan Mudik Bareng BUMN 2018. Untuk program ini, Pelni menjalin kerja sama dengan PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., Perum Bulog, dan PT Pertamina (Persero), menyediakan 23.908 tiket ke berbagai jurusan.
(Beq)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya