Ilustrasi Kapal Pelni. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Mudik Lebaran menjadi rutinitas tahunan setiap Ramadhan. Tapi, mudik Lebaran pun memiliki satu masalah yang sering dijumpai, yaitu kemacetan.
PT Pelni (Persero) menawarkan solusi mudik bebas macet, yaitu pelayaran reguler Jakarta-Surabaya untuk mudik Lebaran 1438 H tahun 2017.
Manager Public Relation and CSR Pelni, Akhmad Sujadi, mengatakan kapal reguler Jakarta-Surabaya masih memiliki sedikit penumpang. Penumpang akan bertambah ketika kapal berangkat dari Surabaya, Makassar, dan seterusnya.
“ Space kosong ini yang kami tawarkan kepada penumpang di Jabodetabek untuk mudik dengan kapal laut pada koridor Jakarta-Surabaya,” kata Akhmad di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 12 Mei 2017.
Dia mengatakan tiket mudik Lebaran dengan kapal laut Jakarta-Surabaya kelas ekonomi KM Dorolanda seharga Rp235 ribu, sudah termasuk makan. Kapal ini akan berangkat pada 23 Juni 2017. Waktu tempuhnya selama 23 jam.
“ Perjalanan kapal bebas macet, tidak ada lampu merah di tengah perjalanan. Untuk masuk ke pelabuhan, kapal penumpang mendapat prioritas,” kata dia.
Akhmad mengatakan kapal Pelni juga memiliki AC dan kasur empuk bagi penumpang. Perusahaan pelat merah ini juga bisa menikmati hiburan dari salon atau restoran kapal. Tidak hanya itu, BUMN ini juga menyediakan masjid untuk penumpang menunaikan sholat. Kapasitasnya bisa mencapai 100 orang.
“ Untuk pemesanan tiket, hubungi Contact Center Pelni 162 atau 021-162, Indomaret, Alfamart, FastPay, dan Dharmawisata Indonesia,” kata dia.(Sah)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya