Luhut Tegaskan Tak Akan Ada yang Bisa Lari dari Kasus PT Asabri

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 17 Januari 2020 17:48
Luhut Tegaskan Tak Akan Ada yang Bisa Lari dari Kasus PT Asabri
Luhut menjamin uang asuransi tentara aman di Asabri

Dream - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, menegaskan, tidak akan ada pihak yang bisa lari dari kasus dugaan korupsi di PT Asabri Persero.

Luhut mengatakan, berdasarkan laporan dari Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, sudah ada saham di Asabri yang dimainkan oleh oknum tertentu.

" Jadi saya pikir tidak akan bisa lari. Bilang saya enggak ada korupsi, tapi kau main goreng-goreng saham. Pasti akan kena semua," ujar Luhut dikutip dari Merdeka.com, Jumat 17 Januari 2020.

Luhut juga memberi saran agar PT Asabri dikelola oleh orang profesional dan tidak hanya diisi oleh tentara saja.

" Jadi diisi sama orang ngerti atau TNI juga bisa tapi harus yang profesional, kan banyak, seperti saya kan juga ngerti uang. Jadi jangan yang enggak ngertilah, supaya tidak dibodohi sama yang ngerti. Nanti sahamnya bisa digoreng-goreng," ucap dia.

Meski demikian, Luhut menjamin uang asuransi tentara yang ada di Asabri aman. " Uang prajurit aman, tapi kita sedih melihat ini," kata dia.

(Sumber: Merdeka.com/Anisyah Al Faqir)

1 dari 5 halaman

Fakta-Fakta Geger Tudingan Korupsi Rp10 Triliun di PT Asabri

Dream - Kasus tudingan adanya korupsi di tubuh PT Asabri (Persero) dengan nilai di atas Rp10 triliun menyita perhatian publik. Kasus ini membuat geger karena sebelumnya publik dikejutkan dengan kasus yang dialami PT Jiwasraya (Persero). 

Langkah cepat dilakukan Mahfud dengan menemui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Usai pertemuan, Mahfud menyatakan dugaan adanya korupsi di tubuh ASABRI akan ditangani Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

" Urusan benar atau salah prosedur biar hukum yang berjalan. Dan saya akan bicara dengan Polri, karena ini Polri kewenangannya. Polri itu punya anggota 600 ribu di dalam jaminan Asabri. Tentara sekitar 350 ribu. Jadi sekarang ditangan," ujar Mahfud dikutip dari Liputan6.com.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) meminta semua pihak untuk mempercayakan kasus ini ditangani oleh Polri.

" Tidak ada seorang pun yang boleh korupsi, dan tidak seorang pun yang menuduh sembarangan korupsi. Harus fair. Oleh sebab itu kita biarkan (proses) hukum berjalan," ucap dia.

(Sumber: Liputan6.com)

2 dari 5 halaman

Berawal dari Pernyataan Mahfud MD

Menteri Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengungkapkan tudingan mengejutkan terkait PT Asabri (Persero).  Di perusahaan asuransi milik negara tersebut dikabarkan telah terjadi korupsi yang nilainya mencapai lebih dari Rp10 triliun.

Mahfud mengatakan akhir pekan lalu (Jumat, 10 Januari 2020), korupsi tersebut berasal dari portofolio saham milik Asabri yang turun anjlok sehingga berpotensi menyebabkan kerugian. 

" Ya saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp 10 triliun," kata Mahfud kala itu di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, dikutip Dream dari Liputan6.com.

Dia pun berencana memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Jika isu ini benar, dia menegaskan tidak akan memberikan toleransi. Pejabat terkait pun akan dimintakan penjelasan soal masalah Asabri.

" Kita tidak boleh toleran terhadap korupsi itu. Kita akan segera panggil Bu Sri dan Pak Erick Thohir untuk menanyakan duduk masalahnya," tegas dia.

Menurut dia, kalau memang terjadi pelanggaran hukum, maka harus diselesaikan di meja hijau. Mengingat jumlah kerugian Asabri tak kalah besar dengan kasus Jiwasraya.

 

3 dari 5 halaman

Dirut Asabri: `Gunakan Data dan Fakta Terverifikasi`

Tudingan Mahfud MD langsung dibantah Direktur Utama PT ASABRI (Persero), Letjen Purn TNI Sonny Widjaja. Dia memastikan informasi yang beredar tersebut tidak benar.

" Kepada pihak yang ingin berbicara tentang Asabri, harap menggunakan data dan fakta yang terverifikasi," tegas Sonny dalam keterangan pers, Kamis, 16 Januari 2020.

Sonny mengimbau beberapa pihak untuk menghentikan pendapat atau pembicaraan tendensius dan negatif yang mengakibatkan kegaduhan.

" Jika hal ini terus berlangsung, saya dengan menyesal akan menempuh jalur hukum," ujarnya dikutip dari Liputan6.com.

Sonny menjamin uang para pensiunan TNI, Polri dan ASN Kemenhan aman, tidak hilang, dan tidak dikorupsi.

4 dari 5 halaman

8% Potongan Gaji Prajurit TNI Masuk Asabri

Sementara Kementerian Pertahanan telah meminta penjelasan langsung terkait dugaan korupsi di PT Asabri. Kementerian ini berkepentingan dkarena dana pensiun dan tunjangan hari tua prajurit dikelola di BUMN tersebut.

" Yang jelas, Pak Prabowo sejak awal ingin mendengar laporan dari menteri BUMN, karena kan memang secara hierarki ini di bawah menteri BUMN," kata Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak mengutip laman Liputan6.com

Setiap bulannya, ungkap Dahnil, gaji pokok TNI Polri termasuk PNS Kemhan dipotong 8 persen. Porsi potongan tersebut masing-masing 3,45 untuk tunjangan hari tua, dan 4,75 itu untuk iuran pensiuan.

" Sebab itulah, kepentingan Pak Prabowo hanya satu hal sebenarnya, dana prajurit tetap aman," sambungnya.

Dari penjelasan Erick Thohir, Prabowo menegaskan kalau hingga kini dana tersebut tetap aman.

 

 

5 dari 5 halaman

Heboh Jiwasraya dan Asabri, OJK Beri Pesan Khusus ke Direksi LKNB

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis