Luncurkan Mobile Banking, Bank Hijra Jadi BPRS Pertama yang Hijrah ke Digital

Reporter : Okti Nur Alifia
Selasa, 6 Desember 2022 18:36
Luncurkan Mobile Banking, Bank Hijra Jadi BPRS Pertama yang Hijrah ke Digital
Adanya peluncuran mobile banking tersebut, Bank Hijra menjadi BPRS pertama di Indonesia yang telah bertransformasi sepenuhnya ke digital.

Dream - Mengikuti tren digital yang semakin pesat, Bank Hijra meluncurkan aplikasi mobile banking, Hijra Bank App. Bank hasil transformasi dari Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cempaka Al-Amin setelah diakuisisi oleh ALAMI Group pada Maret 2021 ini menjadi BPRS pertama yang telah bertransformasi sepenuhnya ke dunia digital. 

CEO Alami Group Dima Djani menjelaskan Hijra Bank App Bank Hijra akan berfokus untuk menggarap segmen urban muslim.

Menurut Dima proses penggarapan aplikasi mobile banking Bank Hijra membutuhkan waktu setidaknya dua tahun. Selain pengembangan dari sisi teknologi, proses pengembangan aplikasi juga harus memenuhi sejumlah perizinan yang dibuat Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“ Peluncuran Hijra Bank adalah awal dari inovasi dan insya Allah akan kami kembangkan dengan membangun ide menggerakkan kebaikan bersama-sama, berkomitmen merevolusi keuangan syariah di Indonesia untuk melayani umat melalui teknologi,” katanya dalam peluncuran aplikasi Hijra Bank App di Jakarta Pusat, Selasa, 6 Desember 2022.

1 dari 3 halaman

Upaya Bank Hijra dalam pengembangan layanan perbankan digital syariah mulai terbuka ketika perusahaan mengantongi izin dari OJK mengenai Persetujuan Penyelenggaraan Produk Lanjutan Baru pada 14 Januari 2022. 

Jelang akhir tahun atau pada Oktober 2022, BI akhirnya mengeluarkan Persetujuan Izin sebagai Penyedia Jasa Pembayaran Kategori Izin 1 dengan Aktivitas Penatausahaan Sumber Dana berupa Penyelenggaraan Proprietary Channel.

" Dengan menjadi bank digital kami tidak perlu buka cabang di setiap provinsi, hanya perlu satu kantor pusat, tetapi bisa melayani masyarakat lebih luas," kata Dima.

2 dari 3 halaman

Digitalisasi BPR/BPRS dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 25/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Kepala Kantor OJK Regional 1, DKI Jakarta & Banten, Roberto Akyuwen, mengatakan OJK sebagai regulator terus mendorong perbankan untuk melakukan transformasi digital agar dapat memenuhi kebutuhan nasabah. 

Hal ini juga sesuai dengan perwujudan dari roadmap pengembangan perbankan 2021-2025 di Indonesia yang menginginkan BPR dan BPRS dapat tumbuh sehat, berkesinambungan, dan memberikan kontribusi lebih nyata bagi perekonomian dan masyarakat, termasuk mengadopsi teknologi keuangan secara digital. 

“ Apa yang dilakukan pada hari ini adalah suatu pencapaian yang secara fundamental sangat luar biasa bagi BPR dan BPRS. Kami berharap peluncuran Hijra Bank App dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian, apalagi mayoritas masyarakat Indonesia merupakan muslim,” kata Roberto. 

“ Dari ekosistem kami, yakni perbankan pada jalur pembiayaan, Hijra Bank menjadi BPRS pertama yang hijrah sepenuhnya ke digital. Dengan ini, Hijra Bank dapat mengajak kebaikan agar menjalani ekosistem halal value chain,” kata Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Ita Rulina. 

3 dari 3 halaman

Ahli Ekonomi dan Keuangan Syariah Mulya E Siregar menjelaskan perlu waktu yang lama untuk BPRS go digital. Namun, perubahan regulasi perbankan yang lebih dinamis akhirnya mampu membuat perubahan dan mempercepat perbankan untuk berinovasi. 

“ Untuk membuat BPRS go digital perlu keberpihakan dan dukungan dari para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah sebagai pembuat regulasi. Dengan regulasi yang dinamis dan customer experience oriented akhirnya mempercepat inovasi perbankan, termasuk Hijra Bank,” ujar Mulya. 

Hijra Bank app memiliki beberapa fitur yang unik dan dapat mengajak nasabah pada misi kebaikan, salah satunya Sedekah Sign Up yakni program sedekah cahaya sebagai ajakan kepada masyarakat untuk berbagi kebaikan dengan dana yang disubsidi oleh Bank Hijra.

BPRS Cempaka Al-Amin memperoleh lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk berubah nama menjadi BPRS Hijra Alami (dikenal luas sebagai Hijra Bank) dengan dikeluarkannya Surat No. SR-84/KR.011/2021 (20 Mei 2021) perihal Penetapan Penggunaan Izin Usaha BPRS dengan Nama Baru.

Beri Komentar