Tertarik Investasi Saham? Baca Dulu 4 Tips Ini

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 27 Januari 2020 09:49
Tertarik Investasi Saham? Baca Dulu 4 Tips Ini
Insya Allah, nggak tekor-tekor amat.

Dream – Salah satu cara untuk mendapatkan pendapatan pasif (passive income) adalah berinvestasi saham. Instrumen keuangan yang satu ini acapkali menarik minat investor dan dijadikan sebagai cara untuk investasi jangka panjang.

Dikutip dari Sikapi Uangmu, Senin 27 Januari 2020, investasi saham ini identik dengan “ high risk, high return”. Saham memberikan keuntungan yang tinggi, tetapi juga berisiko tinggi. Asal paham caranya, kamu bisa menekan potensi kerugiannya, kok.

Ada empat tips yang bisa kamu lakukan agar tak “ rugi bandar” saat berinvestasi saham. Pertama, kamu harus berkenalan dulu dengan saham. Jangan buru-buru buat keputusan, lakukan penjajakan dulu apalagi untuk kamu yang baru kenal alias masih awam. Pahami dulu apa itu saham, apa itu berinvestasi. Pelajari keuntungan yang bisa kamu dapatkan dan jangan lupa pelajari juga risiko yang bisa datang.

Kedua, mengacu kepada indeks. Keberadaan indeks saham dapat membantu para investor untuk menentukan apakah mereka akan menjual, menahan atau membeli suatu atau beberapa saham. Indeks tertentu telah melakukan seleksi ketat terhadap saham-saham berdasarkan ukuran kapitalisasi pasar dan likuiditasnya.

Indeks LQ45 adalah salah satu dari banyak jenis indeks yang ada di BEI yang bisa kamu jadikan acuan, Sobat bisa baca di sini tentang jenis-jenis saham di BEI. Sesuai namanya indeks LQ45 hanya berisi 45 saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

Tapi, saham-saham perusahaan menengah atau yang akan listed juga banyak kok yang menjanjikan, yang penting rajin-rajin lakukan analisis.

1 dari 5 halaman

Jangan Malas Analisis

Ketiga, analisis saham. Saat analisis saham, ada dua jenis pendekatan yang bisa kamu gunakan. Analisis fundamental cocok bagi Sahabat Dream yang ingin menerapkan strategi value investing.

 Prinsip dari analisis fundamental adalah membeli saham dengan fundamental baik pada harga yang wajar atau di bawah harga wajarnya. Apabila harga pasar jauh di atas harga wajar, investor bisa memutuskan untuk melepas saham tersebut. Investor dapat berinvestasi pada saham yang fundamentalnya baik dan berpotensi memberikan kenaikan tinggi dalam jangka panjang.

Analisis teknikal berfungsi untuk memprediksi atau “ forecasting” harga saham di masa yang akan datang dengan menggunakan data historis seperti harga saham dan volume perdagangan. Analisis teknikal digunakan untuk menganalisis pergerakan harga saham apakah harga saham ini akan melanjutkan kenaikan atau “ continuation”, atau harga saham akan berbalik arah atau “ reversal”.

Keempat, selalu update. Pastikan kamu selalu memperbaharui pengetahuan terkait dengan isu pasar yang dapat memengaruhi harga saham. Informasi-informasi ini misalnya pertumbuhan ekonomi, ekspor, impor, inflasi, hingga kebijakan-kebijakan yang dapat memengaruhi harga saham.

2 dari 5 halaman

3 Jenis Investasi Ini Bakal Ngetren di Kalangan Milenial

Dream - Salah satu cara untuk mencapai tujuan finansial adalah investasi. Berbicara tentang investasi, kira-kira jenis yang mana yang bakal ngehits di kalangan milenial tahun ini?

Dikutip dari Cek Aja, Jumat 24 Januari 2020, Grant Thornton Indonesia menyebutkan ada tiga jenis investasi yang akan populer di kalangan milenial. Perubahan gaya hidup dan tuntutan lingkungan acapkali mengharuskan generasi muda untuk mencari penghasilan tambahan.

 

 © Dream

 

Selain itu, ada banyak arus informasi tentang investasi, cukup membuka mata milenial untuk berinvestasi.

“ Pertimbangan paling utama biasanya adalah modal yang tidak besar serta kemudahan akses melalui platform yang mereka pakai sehari-hari,” kata Managing Partner Grant Thornton Indonesia, Johanna Gai.

Lantas apa jenis investasi yang akan jadi tren di kalangan generasi milenial?

3 dari 5 halaman

Peer to Peer Lending

Peer to peer lending (P2P lending) menjadi pilihan investasi yang sangat diminati oleh masyarakat, termasuk milenial. Jika dibandingkan dengan deposito berjangka atau reksa dana, tingkat pengembaliannya bisa mencapai dua kali lipat atau lebih. 

Kalau terjadi default, risikonya juga akan lebih rendah dengan pengembalian dalam kurun waktu sebulan.

Selain bahwa P2P lending memiliki diversifikasi yang bagus, tidak ada pula komitmen jangka panjang. Gencarnya penyelenggara P2P lending untuk mengedukasi pasar dengan menjual kemudahan seperti mudah diakses di manapun, baik via mobile apps maupun website. Kemudahan semakin menarik bagi milenial.

4 dari 5 halaman

Equity Crowdfunding

Dengan meroketnya popularitas fintech saat ini, investasi crowdfunding telah menjadi alternatif untuk menghimpun dana tanpa perlu IPO. Meskipun terlihat sama dengan konsep investasi yang sudah ada, tetapi hal tersebut hanya dilakukan terhadap emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sementara yang butuh pendanaan bukan hanya perusahaan yang sudah IPO saja.

Nah, equity crowdfunding menjadi solusi bagi milenial untuk membantu milenial lainnya ataupun UMKM yang sedang merintis usaha kecil dan ritel yang cukup lekat dengan industri kreatif untuk bisa meningkatkan kapasitas produksi agar tumbuh lebih cepat.

5 dari 5 halaman

Emas

Beberapa orang berpikir emas adalah investasi yang konvensional, tetapi investasi ini cukup menunjukkan kenaikan signifkan, dan akan diprediksi meningkat terus di tahun 2020. Sama hal nya dengan P2P lending, nilai emas juga tidak mudah naik-turun dan tahan terhadap fluktuasi inflasi, serta minim risiko.

Selain itu kini dengan hadirnya layanan menyicil maupun menabung emas mulai dari 1 gram di beberapa e-commerce. Ini akan mempermudah milenial untuk investasi sejak dini. 

Melalui teknologi, milenial pun dapat memantau harga emas di pasaran saat ini melalui mobile apps. Peredaran emas pun sudah sangat mudah sekali dijangkau.

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya