MediaCorp Investasi Kembangkan KLN Group

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 24 April 2015 16:16
MediaCorp Investasi Kembangkan KLN Group
MediaCorp dipastikan membeli 52 persen saham Kapanlagi Network Group

Dream - MediaCorp, perusahaan asal Singapura dan KapanLagi Network (KLN) perusahaan media digital Indonesia, mengumumkan investasi oleh MediaCorp sebesar 52 persen atas saham KLN Group, perusahaan yang membawahi beberapa web portal ternama di Indonesia, diantaranya kapanlagi.com.

Kedua pihak hari ini, telah menandatangani perjanjian di Jakarta untuk memperkokoh kemitraan strategis jangka panjang yang saling melengkapi keunggulan kedua perusahaan. MediaCorp dengan keahliannya dalam berbagai platform media dan jangkauan luas di Asia, dan keunggulan KLN di pasar lokal sekaligus sebagai pemimpin industri media digital di Indonesia. Kemitraan juga akan memberikan nilai lebih bagi konsumen di kawasan Asia, dan menciptakan solusi inovatif bagi pengiklan untuk melakukan pendekatan baru dalam menyasar konsumen dan calon pelanggan.

Chief Executive Officer KLN Steve Christian seperti dikutip dari laman Merdeka.com, Jumat, 24 April 2015 mengatakan, " Saya sangat bahagia dengan adanya terobosan dalam perjalanan KLN untuk menjadi perusahaan media digital terdepan di kawasan ini. Dalam tiga tahun terakhir, saya melihat KLN telah tumbuh dari sebuah start-up menjadi salah satu platform online independen terdepan di Indonesia. Sejak awal, tujuan kami adalah menciptakan produk-produk yang dapat memberikan dampak bagi publik bahkan di luar pasar kami. Saya senang ambisi tersebut telah mengarahkan KLN ke dalam kemitraan strategis dengan MediaCorp ini. MediaCorp adalah mitra dengan konten dan kapasitas platform yang kuat, serta komitmen untuk terus berinovasi bagi konsumen dan masyarakat."

KLN dikenal melalui dua entitas populer yaitu kapanlagi.com dan merdeka.com. KLN juga memiliki website yang menyasar kaum pria, kaum wanita, penggemar otomotif, dan penggila sepak bola. Saat ini KLN telah berhasil menarik 40 juta visitors tiap bulannya, dan konten video KLN sudah disaksikan lebih dari 450 juta kali. Pertumbuhan pendapatan KLN sangat impresif, sejalan dengan pertumbuhan belanja iklan digital di Indonesia. Operasional dan manajemen KLN tetap sama walau dengan adanya investasi dari MediaCorp.

MediaCorp merupakan perusahaan yang merintis industri penyiaran di Singapura, dan kini melebarkan sayap bisnisnya ke industri percetakan, live entertainment, out-of-home, dan bisnis digital.

Aset digitalnya meliputi jasa over-the-top Toggle, channelnewsasia.com, serta perusahaan pengembang game Cubinet yang bermarkas di Kuala Lumpur.

Pada tahun 2003 MediaCorp meluncurkan Mediaprenuer, sebuah program inkubator bagi start-up digital yang bertujuan menyediakan platform operasional yang kondusif bagi media start-up untuk dikembangkan secara sistematis sebagai perusahaan teknologi dengan dukungan dana, jaringan luas, serta hak cipta dan konten. MediaCorp juga mengarahkan produk-produk serta berbagai platform berdasarkan segmen konsumen, seperti keluarga, anak muda, laki-laki, perempuan, dan penikmat kuliner.

CEO MediaCorp Shaun Seow mengemukakan, " Pengumuman hari ini memperkuat kemampuan MediaCorp untuk menjangkau kesempatan-kesempatan berharga di tengah industri media yang cepat berubah. Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah memposisikan MediaCorp sebagai perusahaan yang mengutamakan konsumen serta menyediakan akses terhadap konten yang berbeda, inovatif, dan menarik dalam bentuk platform yang beragam. Hal ini memerlukan fokus yang konsisten terhadap konsumen dan publik, serta investasi yang berkelanjutan pada bisnis-bisnis baru.

Seow menambahkan, " Pengguna media digital di Indonesia berkembang dengan pesat dan membuka peluang menggiurkan bagi KLN. Saya sangat terkesan dengan bagaimana perusahaan mengembangkan dan menyebarkan konten serta mengembangkan bisnis dengan cepat. Bagi MediaCorp, merangkul bisnis digital lokal yang sukses akan mempercepat transformasi perusahaan dalam revolusi digital. Kesepakatan ini juga menghasilkan sinergi yang bermanfaat bagi pelaku bisnis di Singapura dan Indonesia," lanjut Seow.

Firma riset media digital ternama, eMarketer, memprediksi bahwa belanja iklan digital di Asia Pasifik akan bertumbuh sebesar 30 persen tahun ini dan Indonesia merupakan negara yang memiliki pertumbuhan paling impresif. Menurut mereka, Indonesia merupakan tempat bagi pengguna Facebook mobile paling besar ketiga sesudah Amerika Serikat dan India. 33 juta pengguna aktif setiap hari mewakili ratusan pengguna Facebook mobile paling tinggi di dunia. Pada saat yang bersamaan, Jakarta menjadi kota yang mengirimkan tweets terbanyak dibandingkan kota-kota lain di seluruh dunia.

Beri Komentar