Menguat Tipis, Indeks Syariah Terbantu Emiten Semen

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 11 November 2015 16:33
Menguat Tipis, Indeks Syariah Terbantu Emiten Semen
Pemodal asing jusru meningkatkan aksi jual saham.

Dream - Meski harus terpeleset ke teritori negatif, bursa saham syariah sukses menutup perdagangan di zona hijau. Emiten produsen semen menjadi motor pengungkit indeks syariah.

Kenaikan tipis dipertengahan pekan ini dibayangi aksi jual asing yang justru kembali menguat. Asing mencetak nett sell Rp 615 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 11 November 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia naik tipis 0,314 poin (0,22%) ke level 140,804.

Menguatnya saham industri dasar juga mendongkrak indeks Jakarta Islamic Index (JII) 2,675 poin (0,46%) ke level 584,883.

Laju indeks syariah hari ini memang bergerak fluktuatif. Berulang kali, indeks ISSI dan JII jatuh ke zona merah. ISSI sempat terjun ke level terendah di 139,847 dan JII di posisi 579,864.

Kenaikan tipis ISSI terlihat dari daftar emiten yang justru lebih banyak mengalami koreksi. Tercatat 105 emiten syariah ditutup di zona negatif dan 68 lainnya sukses melaju positif.

Lebih dari separuh penghuni indeks saham bluechips syariah juga dilanda aksi jual. Dengan 9 emiten unggulan yang menguat, indeks JII dibayangi pelemahan 17 penghuni lainnya.

Aksi jual beli perdagangan saham syariah relatif sepi dengan hanya mencetak transaksi Rp 2,66 triliun.

Top gainer saham bluechips syariah hari ini dihuni oleh INTP yang naik Rp 1.250 per saham. Disusul SMGR Rp 550, ASII Rp 275, UNTR Rp 150, dan PTPP Rp 45 per saham.

Sebaliknya, emiten perkebunan AALI memimpin top losser JII usai turun Rp 700 per saham. Diikuti ITMG Rp 350, LPPF Rp 350, SILO Rp 275, UNVR Rp 225 per saham.

Bursa saham Indonesia hari ini memang bergerak pelan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik Rp 0,538 poin (0,01%) ke level 4.451,589.

Beri Komentar