CONNECT WITH US!

Merchant Kena Biaya Gesek Debit, Internet Banking?

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an | Kamis, 7 Desember 2017 19:25
BCA menegaskan biaya transaksi itu dikenakan hanya kepada merchant, bukan nasabah.

Dream - Manajemen PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan pengenaan biaya merchant discount rate (MDR). Biaya sebesar 0,15-1 persen dari nilai transaksi itu hanya dikenakan kepada pemilik merchant sementara konsumen dibebaskan dari tambahan biaya itu. 

Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Santoso menjelaskan transaksi MDR biasanya menggunakan mesin perekam saat elektronik (Electronik Data Capture atau EDC) sebagai alat pembayaran. Untuk saat ini, pengenaan biaya itu hanya berlaku untuk transaksi kartu debit saja. 

" Ini hanya berlaku untuk kartu debit dan dan face to face transaksional," kata Direktur Bank BCA, Santoso doi Grand Indondsi, Jakarta, Kamis 7 Desember 2017.

Menurut Santoso, perusahaan belum akan mengenakan kebijakan serupa untuk transaksi yang dilakukan menggunakan kartu kredit. Hal itu juga berlaku jika nasabah menggunakan pembayaran melalui internet banking.

Alasannya, otoritas keuangan di Indonesia, belum mengatur tentang kebijakan MDR untuk kartu kredit dan transaksi melalui internet banking. 

Santoso menambahkan, transaksi lewat internet juga dilakukan tanpa perlu tatap muka antara pembeli dan penjual.

" Untuk kartu kredit kapan? Nanti kita dengar (kebijakan) BI lagi," ucap dia.

Untuk diketahui, BCA mengenakan biaya transaksi untuk para merchant sebesar biaya 0,15 persen jika penggesekan kartu debit dilakukan di mesin EDC milik bank BCA. Sementara biaya 1 persen akan dibebankan jika transaksi dilakukan di mesin EDC bank berbeda (off us).

Menurut Santoso, beban itu sudah diturunkan oleh BI dari 2-3 persen. Hal itu dilakukan agar para merchant tidak menaikan harga utnuk menutupi biaya tersebut.

Nantinya, bank BCA akan menerapkan aturan ini ke seluruh merchant yang terikat kerja smaa pada Januari 2018 mendatang.

(Sah)

 

Mengenal Gejala Difteri Pada Anak