CONNECT WITH US!

Ada Biaya 0,15% Tiap Gesek Debit, Ini Penjelasan BCA

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an | Kamis, 7 Desember 2017 16:40
Kartu BCA (Sumber: Facebook @GoodlifeBCA)
Biaya ini ditujukan untuk konsumen atau

Dream – Belakangan ini beredar informasi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan mengenakan tambahan biaya untuk setiap transaksi menggunakan kartu debit yang dilakukan lewat mesin electronic data capture (EDC) milik BCA atau bank lain.

Santer dikabarkan pengenaan tambahan biaya itu akan memotong saldo dari nasabah yang bertransaksi.  Manajemen BCA akhirnya angkat bicara terkait kabar tersebut yang ternyata simpang siur. 

Direktur BCA, Santoso Liem, di Jakarta, Kamis 7 Desember 2017 menegaskan pembebanan biaya berupa merchant discount rate (MDR) untuk transaksi kartu debet BCA di mesin EDC berlaku hanya untuk pedagang (merchant).

“ Konsumen tidak dikenakan biaya sama sekali untuk biaya transaksi. Itu pajak ke merchant,” tegas Santoso.

Dengan kebijakan baru ini, lanjut Santoso, merchant akan dikenakan biaya 0,15 persen jika transaksi dilakukan di mesin EDC bank yang sama (on us). Namun jika mesin bank berbeda (off us), biaya yang dikenakan lebih besar yaitu sebesar 1 persen.

Beban biaya itu sebetulnya sudah diturunkan oleh Bank Indonesia dari sebelumnya 2-3 persen. Tujuannya agar merchant tidak menaikkan harga untuk menutupi biaya tersebut.

Santoso mengatakan BCA juga telah memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para merchant terkait aturan ini. Jika ada pedagang yang bekerja sama dengan BCA dan dia “ nakal”, bank tersebut akan memberikan sanksi kepada pedagang.

“ Kami akan melakukan tindakan sesuai dengan aturan BI,” kata dia.

Santoso mengatakan aturan biaya MDR ini akan diberlakukan pada 2018 dan berlaku untuk transaksi dengan debet. “ Kartu kredit belum diregulasi. Ini hanya berlaku untuk kartu debet dan face to face transaksional,” kata dia.

(Sah)

Punya asam lambung? Hindari 10 makanan & minuman ini