Elon Musk Pecat Bos Tesla di Singapura Meski Prestasinya Moncer

Reporter : Alfi Salima Puteri
Rabu, 15 Juni 2022 13:13
Elon Musk Pecat Bos Tesla di Singapura Meski Prestasinya Moncer
Padahal dia sudah memboyong keluarganya dari Eropa ke Singapura.

Dream - Belum lama ini, Elon Musk mengungkapkan akan melakukan PHK massal karyawan Tesla secara global. Kini sudah ada korbannya, yaitu Country Manager Tesla di Singapura.

Christopher Bousigues yang baru menjabat posisi itu sekitar setahun, mengabarkan melalui LinkedIn bahwa dia telah 'tereliminasi'. Namun, dia tak mengatakan secara spesifik alasannya.

Menurut Fox Business, sejak bergabung dengan Tesla pada Juni 2021, Christopher dan timnya telah membangun bisnis Tesla dari nol, dan membuat sedan Model 3 cukup laris di sana.

Christopher juga mendirikan dua showroom dan satu pusat servis, serta beberapa jaringan supercharger di Singapura.

1 dari 2 halaman

" Ketika hal seperti ini terjadi, Anda bertanya-tanya apa tindakan terbaik, apa tetap diam tentang itu. Namun itu bukan saya. Transparansi dan kejujuran penting bagi saya sehingga membagikan kabar ini adalah hal yang tepat. Saya yakin ketika satu pintu tertutup, gerbang lain akan terbuka," tulisnya di LinkedIn.

Christopher sebelum pindah ke Tesla memiliki jabatan mentereng sebagai bos raksasa software SAP di Prancis. Ia pun heran mengapa dirinya dipecat, karena ia merasa sudah berprestasi sebagai bos Tesla di Singapura.

Christopher juga telah memboyong keluarganya ke Singapura saat bekerja di Tesla. Kini setelah kena PHK, ia berencana akan kembali ke Eropa.

2 dari 2 halaman

Sebelummya, Elon Musk telah memperingatkan tentang pemutusan hubungan kerja dalam email kepada karyawannya. Elon Musk mengatakan jika dirinya punya firasat buruk tentang kondisi ekonomi saat ini.

Menurutnya, Tesla perlu memangkas sekitar 10 persen karyawan di perusahaan produsen mobil listrik yang berbasis di Texas ini.

Diketahui Tesla mempekerjakan hampir 100.000 karyawan pada akhir 2021.

Beri Komentar