Mitsubishi Fuso Waswas Sentimen Negatif Virus Corona

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 11 Februari 2020 20:39
Mitsubishi Fuso Waswas Sentimen Negatif Virus Corona
Penyebaran wabah penyakit mematikan itu membuat semua pihak khawatir.

Dream - Eskalasi dampak virus corona sejak akhir 2019 menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan di dunia usaha. Penyebaran wabah penyakit mematikan itu membuat semua pihak khawatir.

Produsen kendaraan niaga salah satunya. Mereka bersiap menghadapi virus corona yang diprediksi berdampak pada penjualan. Terutama varian truk untuk kebutuhan logistik impor dan ekspor.

" Jika belum bisa jawab apakah akan berdampak pada penjualan kita. Itu perlu waktu untuk melihatnya. Tapi kita perlu waspada (virus corona)," ujar Duljatmono, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB)--distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Jakarta, Selasa 11 Februari 2020.

Mitsubishi Fuso© shutterstock.com

Menurutnya, tidak bisa dipungkiri adanya keterkaitan bisnis industri antara Indonesia dengan China. Mulai dari kelapa sawit dan batu baru.

" Saat ini demand kendaaran untuk logistik meningkat. Tapi kita juga harus siap jika kondisi permintaan pasar turun (akibat virus corona)," imbuh pria yang akrab disapa Momon.

Tentu sejumlah startegi sudah disiapkan KTB, demi menjaga posisi market shared di pasar kendaraan niaga Tanah Air.

1 dari 5 halaman

Ada Tiga Faktor

Ada tiga faktor yang membuat KTB optimis penjualan bisa tumbuh. Pertama, adalah selesainya masa Pemilu yang terjadi di 2019 lalu.

Kedua adalah sektor logistik yang terus bertumbuh sejak akhir 2019 lalu. sektor logistik adalah pendukung utama bagi kendaraan komersial dengan persentase mencapai 50-60 persen.

Terakhir adalah komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur di Tanah Air.

" Penjualan semester 1 tahun ini akan meningkat ketimbang periode yang sama tahun 2018. Kemudian secara bertahap di semester 2 bisa terus meningkat," tutur Duljatmono.

KTB memprediksi pasar kendaraan niaga akan bertumbuh sekitar 7% di tahun 2020 sehingga berani menargetkan penjualan 46.900 unit. Dengan rincian target Colt Diesel 40.400 unit, target Mitsubishi Fuso dan Fighter 6.500 unit.

2 dari 5 halaman

Truk 'Petarung' Fuso Makin Garang, Rival Wajib Waspada!

Dream - Mitsubishi Fuso tancap gas. Mereka langsung agresif melakukan penetrasi ke pasar kendaraan niaga Tanah Air. Line up varian terbaru mereka siapkan, demi mencapai target penjualan 46.900 unit di 2020.

" Kita meluncurkan varian Fighter baru di Februari awal, yaitu long version 6x2. Varian ini dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan logistik, kebutuhan terbesar di pasar Indonesia," kata Duljatmono, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB)--distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Jakarta, Selasa 11 Februari 2020.

Pria yang akrab disapa Momon ini mengklaim produk ini lama ditunggu oleh konsumen yang membutuhkan di market logistik.

Mitsubishi Fuso© Sandy Mahaputra/Dream

Varian terbarunya adalah MDT Fighter FN61FL HD (6x2) dengan mesin berkekuatan 266 Tk, transmisi Eaton 9 percepatan, final gear 6,166, serta panjang chassis hingga 9,8 meter. Dengan penambahan varian tersebut, terdapat 18 varian Fighter di 2020.

Fighter yang pertama kali dipasarkan di awal 2019, berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 1.581 unit sepanjang tahun lalu. Di kelas truk medium, Fighter berhadapan dengan Hino. 

3 dari 5 halaman

Truk Mitsubishi Lawas Bisa Pakai BBM B30

Penyesuaian model pada spek GVW (Gross Vehicle Weight) dan ROH (Rear Over Hang) di beberapa varian juga diterapkan untuk menyesuaikan produk sesuai regulasi Zero ODOL dan B30. KTB juga menyiapkan produk Custom Tailored Truck (CTT) yang dapat dimodifikasi, untuk mengoptimalkan varian kendaraan berdasarkan kebutuhan pasar namun tetap sesuai dengan regulasi berlaku.

Mitsubishi Fuso© Sandy Mahaputra/Dream

" Terkait regulasi odol, kita mengakomodasi kendaraan standar dengan volume besar. Kita cover mulai kuartal 4 2019 dengan modifikasi berkaitan dengan volume atau kapasitas. Kita improve GVW hingga setengah ton. Untuk volume kita perpanjang rear over hang. Kita modifikasi sesuai standar pemerintah," tutur Duljatmono.

4 dari 5 halaman

Dimodifikasi, Berapa Biayanya?

KTB menyiapkan suku cadang agar truk model lama bisa mengikuti kebijakan pemerintah untuk menyesuaikan bahan bakar Biodiesel 30.

Mitsubishi Fuso© shutterstock.com

Yogi Krisdian, After Sales Business Development Department Head KTB menjelaskan ada sejumlah perubahan pada perangkat filter bahan bakar. Diantaranya dari penyesuaian pada filter lebih besar.

Perangkat ini tersedia di sejumlah diler Mitsubishi. Konsumen, tinggal datang ke bengkel untuk modifikasi. Penyelesaian hanya membutuhkan waktu sekitar 3 jam dan biayanya mulai dari Rp1,5-2 juta.

5 dari 5 halaman

Pasar Kendaraan Niaga Lesu, 'Si Kepala Kuning' Masih Perkasa

Dream - Kondisi pasar otomotif Tanah Air kurang bergairah pada 2019. Penjualan mengalami penurunan dari seluruh segmen, baik kendaraan penumpang maupun niaga.

Meski begitu Mitsubishi Fuso tetap digdaya menguasai market share sebesar 44,2% atau setara dengan 41.736 unit. Penyumbang penjualan terbesar mereka masih dari si kepala kuning, Colt Diesel.

" Pasar otomotif dunia mengalami masa sulit di tahun lalu. Begitu juga di Indonesia, kondisinya dipengaruhi pasar global," kata Atsushi Kurita, President Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB)--distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Jakarta, Selasa 11 Februari 2020.

Colt Diesel© shutterstock.com

Penjualan terbesar Fuso disumbang dari segmen light duty truck yaitu Colt Diesel sebanyak 36.575 unit dengan market share 55,4%.

Kepala kuning berhasil menjadi market leader di segmen light duty truck dengan komposisi lebih dari setengah jumlah penjualan keseluruhan.

Sementara itu, untuk model Fuso dan Fighter terjual 5.161 unit dengan market share di segmen Medium Duty Truck sebesar 23,4%. Varian Fighter yang meluncur di tahun 2019 lalu berhasil terjual sebanyak 1.581 unit. Selanjutnya untuk Fuso series terjual 3.580 unit dalam setahun.

Mitsubishi Fuso© Sandy Mahaputra/Dream

Kehadiran Fighter bisa memenuhi kebutuhan bisnis di berbagai sektor mulai dari logistik, infrastruktur, hingga agrikultur. Fighter berkontribusi terhadap peningkatan market share segmen MDT cukup signifikan di tahun lalu.

" Tahun ini KTB memprediksi pasar kendaaraan bermotor akan tumbuh sekitar 7%. Jadi untuk target penjualan 2020 di angka 46.900 dengan rinciana Colt Diesel 40.000 unit, target Fuso dan Fighter 6.500 unit," tutur Kurita.

Diketahui total penjualan sepanjang 2019 secara keseluruhan dari segmen kendaraan niaga sebesar 94.323 unit. Jumlah tersebut menurun 19% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 116.421 unit.

Beri Komentar