Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Menteri PANRB, Yuddy Christandi (ANTARAFoto/Fanny Octavianus)
Dream - Berapa anggaran pemerintah habis untuk menggelar rapat? Laporan terbaru menyebutkan para abdi negara menguras tak kurang dari Rp 5,122 triliun untuk menggelar rapat di hotel-hotel.
Catatan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyebutkan penyalahgunaan anggaran pemerintah untuk menggelar rapat mencapai 30 persen.
"Para manajer (hotel) melaporkan kepada kami betapa repotnya mengurus PNS-PNS ini," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Christandi seperti dikutip dari situs Menpan.go.id, Rabu, 18 Februari 2015.
Yuddi mengungkapkan, dirinya mendapat banyak laporan dari manajer hotel mengenai penyalahgunaan anggaran yang dilakukan aparatur sipil negara (ASN). Salah satu modus yang sering dipakai adalah pola pembukuan ganda.
Sebagai contoh, jika peserta rapat yang hadir sebenarnya hanya 50 orang, namun laporan yang tertulis dalam pembukuan justru bengkak menjadi 100 orang.
Selain itu, para abdi negara juga sering menyiasati besaran tarif kamar hotel yang ditinggali. "Jika harga satu kamar hanya Rp 450 ribu per malam, sering di-mark up menjadi Rp 600 ribu," katanya.
Kejadian seperti ini, ujar Yuddy, sudah berlangsung cukup lama. Alhasil, negara dirugikan akibat inefisensi anggaran tersebut.
Buat Juknis
Menindaklanjuti temuan tersebut, Kementerian PAN-RB mengaku saat ini tengah menyusun Petunjuk Teknis (Juknis) pembatasan rapat di hotel bagi ASN. Nantinya pemerintah akan mengatur kegiatan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan di luar kantor.
"Kami sedang rumuskan, misalnya penjelasan konsinyering, definisi rapat, yang ditoleransi untuk melakukan kegiatan di luar kantor, anggaran, dan jumlahnya," kata Yuddy.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?