Negeri Afrika Ramai-ramai Buat Surat Utang Halal

Reporter : Ramdania
Kamis, 22 Mei 2014 10:00
Negeri Afrika Ramai-ramai Buat Surat Utang Halal
Instrumen sukuk sangat cokok untuk pasar Afrika yang memiliki potensi besar di tengah kebutuhan pendanaan untuk pembangunan.

Dream - Kebutuhan pembiayaan mendesak untuk pengembangan infrastruktur dan biaya pemerintahan mendorong tiap negara untuk melakukan diversifikasi mekanisme pendanaan, salah satunya dengan menerbitkan sukuk atau utang syariah.

Beberapa negara Afrika, seperti Gambia dan Sudan, telah menerbitkan sukuk secara rutin. Hal ini disebabkan adanya kekurangan pendanaan sekitar US$ 48 miliar di negara-negara Afrika.

" Instrumen sukuk sangat cokok untuk pasar Afrika yang memiliki potensi besar di tengah kebutuhan pendanaan untuk pembangunan," tulis laporan Malaysia International Islamic Finance Centre (MIFC) dalam situs Zawya yang dikutip Dream, Kamis 22 Mei 2014.

Sekitar US$ 1,7 miliar sukuk telah diterbitkan negara-negara Afrika atau hanya 0,6 persen dari total sukuk secara keseluruhan. Bank sentral di Nigeria dan Mauritius yang memiliki kedekatan dengan keuangan Islam karena menjadi salah satu pemegang saham di perbankan Malaysia yang berlandaskan syariah Islam, menerbitkan sukuk untuk kebutuhan pendanaan jangka pendek.

" Peraturan yang mendukung, adanya permintaan untuk pembiayaan infrastruktur, dan pemulihan pertumbuhan ekonomi menyebabkan mulai maraknya penerbitan sukuk di benua ini," tulis MIFC.

Maroko menerbitkan sukuk sebesar US$ 750 juta setelah RUU yang mengatur bank-bank Islam dan penerbitan sukuk disahkan. Bank Maroko segera mendirikan unit keuangan Islam untuk menciptakan aliran pendapatan baru.

Pada 15 Mei lalu, Tunisia mengumumkan akan menerbitkan obligasi syariah sekitar US$ 140 juta pada bulan September. Pemerintah Tunisia bahkan mengatakan akan meningkatkan jumlahnya hingga US$ 500 juta.

Sementara itu, Afrika Selatan pada bulan Februari lalu akan meluncurkan sukuk pertamanya tahun ini. MIFC memperkirakan negara tersebut akan menerbitkan sukuk sekitar US$ 750 juta.

Senegal yang hampir 90% penduduknya beragama Islam atau mencapai 12,7 juta yakin penerbitan sukuk akan menarik investor kaya asal Timur Tengah.

" Kami percaya sukuk yang dikeluarkan negara-negara Afrika akan menarik investor Timur Tengah yang mencari peluang investasi syariah," tulis lembaga peringkat utang Standard&Poor dalam Islamic Finance Outlook tahunan.

Popularitas sukuk juga dapat menjadi batu loncatan untuk kegiatan perbankan Islam di benua yang memiliki penduduk Muslim kedua terbanyak setelah Timur Tengah.

" Perbankan syariah di negara seperti Kenya dan Afrika Selatan telah memasarkan produknya kepada nasabah non-Muslim. Sejumlah bank Islam internasional di negara Kenya, Mesir, dan Nigeria juga telah menyiapkan diri untuk memperluas jangkauannya," tulis MIFC.

Beri Komentar