Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berjanji akan mendorong sosialisasi sistem keuangan syariah di Tanah Air. Bahkan OJK mengungkapkan bakal berkeliling ke seluruh Indonesia, khususnya pondok pesantren untuk mengembangkan sistem ekonomi paling berkembang ini.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad menyatakan strategi ini dilakukan sesuai karakteristik dari masing-masing masyarakat.
" Jadi kita memanfaatkan seperti pesantren sebagai basis sosialisasi di Jawa Timur, di sana ada lebih 6 ribu pesantren. Jadi kita sesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing untuk sosialisasi," jelas Muliaman di Jakarta, Selasa, 14 November 2014..
Diakui Muliaman, OJK juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah, ulama, dan akademisi di daerah-daerah untuk menggalakan ekonomi syariah. Organisasi ulama MUI di daerah nantinya akan menjadi sasaran dari sosialisasi ini. " Jadi perlu pendekatan bottom up," paparnya.
Tak hanya kalangan ulama, Muliaman menegaskan perlunya pemahaman yang sama mengenai keuangan syariah dengan pihak yang terkait hukum.
Selama ini OJK baru bisa membuka jalan dengan hakim Pengadilan Agama di daerah. Namun baru 1-2 provinsi yang mampu didekati OJK. Regulator pasar modal dan keuangan di Indonesia ini juga melakukan pendekatan dengan Mahkaman Agung.
" Namun, sosialisasi ini masih sangat kurang. Kami akan berkeliling Indonesia untuk menyosialisasikan keuangan syariah ini," pungkasnya. (Ism)
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?


Enrique Maluku: Pelaut yang Disebut sebagai Pengeliling Dunia Pertama, tetapi Kurang Dikenal

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan