© Pexels.com/Pavel Danilyuk
DREAM.CO.ID - Ketika datang ke pusat kebugaran atau melihat orang berolahraga di luar ruangan, kita akan menemukan dua gaya berpakaian yang berbeda. Ada orang yang nyaman menggunakan kaus dan celana longgar, sementara lainnya memilih pakaian olahraga yang menempel erat pada tubuh. Lantas, mana yang sebenarnya lebih baik: pakaian longgar atau ketat?
Tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua jenis olahraga. Pilihan pakaian sebaiknya disesuaikan dengan jenis aktivitas, intensitas olahraga, kondisi lingkungan, serta kenyamanan tubuh. Pakaian ketat memiliki keunggulan tertentu, tetapi pakaian longgar juga bisa menjadi pilihan yang lebih tepat dalam situasi tertentu.
Pakaian Ketat Membantu Mengurangi Gangguan Saat Bergerak
Pakaian olahraga yang pas dengan tubuh dapat memberikan keuntungan ketika seseorang melakukan aktivitas dengan banyak gerakan. Kain tidak mudah berkibar, tersangkut, atau bergeser sehingga gerakan menjadi lebih leluasa.
Hal ini terutama terasa pada olahraga seperti bersepeda, lari, senam, atau latihan tertentu di pusat kebugaran. Pada olahraga yang melibatkan gerakan cepat, pakaian yang terlalu longgar terkadang justru mengganggu.
Dalam bersepeda, misalnya, jersey yang pas dengan tubuh dapat membantu mengurangi hambatan udara. Celana khusus bersepeda juga dirancang mengikuti posisi tubuh dan biasanya memiliki bantalan untuk meningkatkan kenyamanan ketika duduk di atas sadel dalam waktu lama.
Advertisement

Sering Dikira Makanan Sehat, Sejumlah Makanan dan Minuman Ini Ternyata Makanan Olahan

Apa Sebenarnya Wangi Musk? Mengapa Aroma Ini Tengah Digemari?

Vrindavan di Mulut Netizen, Bharat di Konstitusi: Dua Cara Berbeda Menyebut Negeri India

Pentingnya Menunjukkan kepada Anak seperti Apa Pekerjaan Orang Tua

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah