5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Shutterstock
Dream - Pakaian olahraga yang nyaman bisa menunjang gerakan yang tepat. Sehingga, gerakan menjai optimal dan bisa meminimalisir risiko cidera.
Baju olahraga yang tepat juga memudahkan sirkulasi darah untuk memompa oksigen ke jantung dan membantu pemulihan.

Sebagai referensi memilih pakaian olahraga yang nyaman, Levina Azarine, Sports Medicine Doctor dari Royal Sports Performance Center, membagikan beberapa tips yang bisa Sahabat Dream jadikan acuan.

Beragam cabang olahraga tentu memiliki sport tools dan pakaian yang berbeda. Pakaian tiap cabang olahraga tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan gerakan.
“ Yang paling utama sesuaikan dengan cabang olahraga, ada lari, renang, bersepeda, itu semua berbeda. Kalau misal sepeda ada bantalan khusus supaya duduk lebih nyaman,” jelas Levina pada acara Workout Class 2XU, Minggu 15 Mei 2022.

Mungkin Sahabat Dream bingung bahan apa yang paling tepat untuk menunjang gerakan olahraga dan juga nyaman di kulit.
Levina menyarankan untuk menggunakan pakaian dengan bahan nyaman dan mudah menyerap keringat.
“ Bahan pilih yang mudah menyerap keringat dan baik sirkulasinya. Pakaian enggak harus ketat sekali atau gombrong sekali, yang penting pas dan memberi sirkulasi udara yang optimal,” tambah Levina.

Compression support adalah pakaian olahraga yang didesain dengan rajutan melingkar dari benang kualitas tertinggi. Kain ini dinilai sangat kuat, ringan dan fleksibel.
Sifatnya kain ini juga menyerap kelembapan lebih lama dari bahan lainnya yang membuat kulit tetap sejuk dan kering kala berolahraga. Tak hanya nyaman digunakan, compression support juga baik untuk peredaran darah.
“ Compression support ini ketatnya memberikan dorongan tertentu, misal celana ke tungkai dan kaki. Di kaki kita berbagai pembuluh darah, salah satunya pembuluh darah vena yang perlu balik ke jantung. Dengan didorong oleh compression garment, darah kembalinya akan lebih optimal,” tambah Levina.
Mendukung para pecinta olahraga, 2XU meluncurkan compression pants dengan teknologi MCS (Muscle Containment Stamping).
Celana ini dikembangkan untuk latihan intensitas tinggi pada kaki, penyangga yang kuat untuk mengurangi gerakan otot, mengurangi cedera, dan kelelahan setelah olahraga.

“ Kalau misal habis aktivitas berat seperti event lari, biasanya kaki bengkak jadi kita harus rendam kaki atau naikan kaki ke tembok. Dengan compression support ini bisa mengurangi hal itu, recovery terjadi jadi gak ada rasa sakit setelah aktivitas berat,” jelas Yuniarti Iskandar, Merchandising Manager MAA.

2XU menyediakan empat pilihan tingkat compression pants mulai dari Mild, Moderate, Firm dan Extra Firm.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?