Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Seorang Pria Memperhatikan Pergerakan Saham Di Papan Perdagangan.
Dream – Regulator pasar modal Pakistan berencana menyederhanakan aturan penerbitan sukuk. Mereka ingin mempermudah penerbitan instrumen keuangan syariah karena permintaan sudah melebihi pasokan.
Regulator pasar modal, The Securities and Exchange Commission of Pakistan (SECP), telah mengajukan amandemen regulasi surat utang syariah yang dirilis tahun 2015. Komisi ini akan membuat proses penerbitan sukuk lebih mudah dan biayanya lebih murah.
Mereka sedang mendiskusikan amandemen ini dengan konsultasi publik hingga 24 April 2017. “SECP akan menyelesaikan amandemen sesegera mungkin setelah konsultasi selesai,” kata juru bicara SECP, Bilal Rasul, kepada Reuters, dilansir Salaam Gateway, Rabu 12 April 2017.
Pakistan melihat ada pertumbuhan dana investasi syariah yang mendorong permintaan sukuk. Tercatat, dana reksa dana syariah sebesar US$2,3 miliar (Rp30,58 triliun) pada Desember 2016 atau 37 persen dari total reksa dana di pasar modal Pakistan.
Ditambah, dua pertiga dana pensiun dikelola dengan sistem syariah.
SECP juga ingin menekankan penggunaan special purpose vehicles (SPV) untuk penerbitan sukuk. Hal ini juga akan menyelaraskan defisnisi sukuk yang disebutkan oleh lembaga standardisasi keuangan syariah, Accounting and Auditing Organization for Islamic Finance (AAOIFI).
Regulator juga meminta pasar modal untuk memasukkan proposalnya sendiri untuk mengurangi ongkos penciptaan pasar sukuk dan penerbitan sukuk.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari