Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Amerika Serikat Tertarik Dengan Sukuk Negara Indonesia.
Dream – Sukuk global yang dirilis pemerintah Indonesia diminati oleh investor negara asing. Menariknya, salah satu peminat sukuk tersebut adalah Amerika Serikat.
“Yang menariknya ada Amerika Serikat,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan, di Jakarta, ditulis Jumat 31 Maret 2017.
Menurut data Kementerian Keuangan, ada dua seri sukuk global, yaitu US$1 miliar (Rp13,32 triliun) dan US$2 miliar (Rp26,64 triliun). Seri US$1 miliar memiliki jatuh tempo selama 5 tahun, sedangkan yang seri US$2 miliar tenornya 10 tahun.
Robert mengatakan investor Amerika Serikat lebih gemar dengan sukuk yang bertenor panjang. Hal ini terlihat dari data investor yang membeli sukuk global pemerintah.
Dikatakan ada 21 persen investor Amerika Serikat yang menanamkan modalnya di sukuk global seri US$1 miliar dan 29 persen di seri US$2 miliar. Kehadiran pemerintah —dalam hal ini sukuk negara Indonesia— di pasar sukuk secara rutin membuat mereka percaya bahwa sukuk negara yang ditawarkan cukup menjanjikan.
“Investor global di negara-negara maju dapat memantau pergerakan sukuk kita di sana dan mereka paham (kualitasnya). Hadirnya kita secara rutin di pasar sukuk juga memberikan kredit yang cukup bagus sehingga mereka semakin mau membeli,” kata dia.
Robert juga mengatakan investor Amerika Serikat awalnya kurang tertarik untuk menanamkan modalnya di instrumen keuangan syariah ini. Kini, mereka melirik sukuk sebagai investasi.
“Mereka percaya kualitasnya sama dengan yang konvensional,” kata dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari