Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Seorang Wanita Melintas Di Papan Nama Bursa Efek Indonesia.
Dream - Direktur Jenderal Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan menyatakan Indonesia telah menjadi negara penerbit sukuk terbesar di dunia. Menurut dia, nilai sukuk Indonesia telah mengalahkan Timur Tengah dan Malaysia.
" Sukuk global kita masih the largest," kata Robert di Jakarta, ditulis Jumat, 31 Maret 2017.
Robert mengatakan sampai 29 Maret 2017, total penerbitan sukuk dari berbagai negara yang berdenominasi dolar AS mencapai US$ 53,14 miliar atau setara Rp707,83 triliun. Dari total itu, sukuk negara yang diterbitkan Indonesia mencapai nilai US$13,15 miliar, setara Rp175,16 triliun.
Jumlah tersebut, kata Robert, menempatkan Indonesia pada peringkat teratas penerbit sukuk negara terbesar di dunia. Indonesia sendiri memegang porsi 25,67 persen sukuk negara di dunia.
Data Kementerian Keuangan, Indonesia melampaui Malaysia dan negara-negara Timur Tengah sebagai negara penerbit surat utang syariah terbesar di dunia.
Peringkat kedua diduduki oleh Dubai, Uni Emirat Arab, dengan total penerbitan sukuk negaranya sebesar US$7 miliar, setara Rp93.24 triliun. Sementara peringkat ketiga ditempati Malaysia dengan total penerbitan sukuk negara sebesar US$4,86 miliar, setara Rp64,73 triliun.
" Kami ingin menyemarakkan pasar global sukuk dolar AS di dunia," kata dia.(Sah)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane