Pamer Prestasi di 2022, Ini Target Jokowi Buat Perekonomian Indonesia Tahun Depan

Reporter : Editor Dream.co.id
Selasa, 16 Agustus 2022 16:36
Pamer Prestasi di 2022, Ini Target Jokowi Buat Perekonomian Indonesia Tahun Depan
Presiden mengajak masyarakat tetap optimistis meski gejolak ekonomi dunia masih bergejolak.

Dream - Presiden Joko Widodo mengungkapkan Indonesia mendapat apresiasi dunia internasional karena bisa melewati pandemi dan pemulihan ekonomi dengan cepat. Namun pemerintah memastikan akan tetap waspada dengan risiko gejolak ekonomi yang masih tinggi.

" Ketidakpastian global tidak boleh membuat kita pesimistis," ujar Presiden saat menyampaikan Rancangan RAPBN dan Nota Keuangan Tahun 2023 dalam Sidang Paripurna DPR RI, di komplek Gedung MPR/DPR Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2022.

Jokowi mengatakan, Indonesia dalam delapan tahun terakhir telah memupuk modal penting untuk menciptakan ekosistem pembangunan yang lebih kondusif.

Modal yang dimaksud adalah pembangunan infrastruktur secara masif, perbaikan kualitas sumber daya manusia, serta penyederhanaan aturan berusaha dan berinvestasi merupakan upaya-upaya kunci untuk memperkuat fondasi perekonomian nasional menghadapi tantangan masa depan.

1 dari 2 halaman

Upaya tersebut, lanjut Jokowi, terlihat dari pemulihan ekonomi Indonesia tahun 2002 yang berada dalam tren terus menguat. Pertumbuhan ekonomi kuartal I tercatat mencapai 5,01 persen dan naik signifikan di kuartal II menjadi 5,44 persen.

Pemulihan ekonomi selama paruh pertama 2022 itu ditopang sektor strategis seperti manufaktur dan perdagangan yang tumbuhn ekspansif. Faktor konsumsi masyarakat yang mulai pulih serta kinerja ekspor yang solid juga turut mendukung pertumbuhan tersebut.

" Neraca perdagangan telah mengalami surplus selama 27 bulan berturut-turut," ungkap presiden.

 

2 dari 2 halaman

Dengan tetap memperhatikan kondisi ekonomi global yang masih bergejolak, presiden mengusulkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 akan tumbuh 5,3 persen. " Kita akan berupaya maksimal dalam menjaga keberlanjutan penguatan ekonomi nasional," ujarnya.

Berikut adalah target asumsi makro perekonomian Indonesia di tahun 2023 seperti tercantum dalam RAPBN 2023:

Pertumbuhan Ekonomi: 5,3 persen
Rata-rata kurs rupiah: Rp14.750/US$
Inflasi: 3,3%
Suku bunga SBI 10 tahun: 7,85%
Harga minyak mentah/ICP: US$90/ barel
Lifting Minyak: 660 ribu barrel
Lifting Gas: 1,05 juta barrel setara minyak

Beri Komentar