Pejabat Tak Terima THR, Dompet Negara Hemat Rp3,8 Triliun

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 9 Juli 2020 18:13
Pejabat Tak Terima THR, Dompet Negara Hemat Rp3,8 Triliun
Negara bisa berhemat anggaran sampai 3,3 persen untuk belanja pegawai

Dream - Keputusan pemerintah tak memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pejabat negara membuat dompet negara aman. Kebijakan itu terbukti menurunkan realisasi belanja pegawai pada paruh I-2020 sebesar 3,3 dibandingkan periode sama setahun yang lalu.

Realisasi belanja pegawai pada Januari-Juni 2020 dilaporkan mencapai Rp114,1 triliun. Setahun yang lalu, pemerintah masih harus mengguyur pos anggaran ini sebesar Rp117,9 triliun.

" Realisasi belanja pegawai K/L turun 3,3 persen dipengaruhi perubahan kebijakan THR," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Jakarta, Kamis, 9 Juli 2020.

Belanja pegawai tersebut terdiri dari gaji dan tunjangan pegawai sebesar Rp77,5 triliun sementara untuk tunjangan, honorarium, vakasi mencapai Rp36,6 triliun. Keduanya masing-masing mengalami penurunan sebesar 2,1 persen dan 13,0 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Menurut Sri Mulyani, penurunan realisasi belanja pegawai tersebut akibat adanya kebijakan dalam pemberian THR di 2020. Untuk diketahui, para pejabat negara untuk Eselon 1 dan 2 dan pejabat lainnya sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2020 untuk Lebaran tahun ini tidak menerima THR.

 

1 dari 4 halaman

Realisasi Belanja Barang Juga Turun

Bendahara Negara ini menambahkan, penyerapan pada K/L dengan pagu terbesar juga mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan tahun 2019. Penurunan ini pun masih akibat dari perubahan kebijakan pemberian THR.

Sementara untuk belanja barang, realisasinya Rp 99,2 triliun atau turun16,8 persen dibangding periode yang sama tahun 2019 yaitu sebesar Rp 119,3 triliun. Penurunan itu dipengaruhi kebijakan refocusing dan realokasi untuk mendukung kegiatan penanganan Covid-19.

Sedangkan belanja modal tercatat sebesar Rp37,7 triliun atau naik 8,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 34,7 triliun. Kenaikan belanja modal ini didukung oleh percepatan pelaksanaan kegiatan di awal tahun.

(Sah, Liputan6.com)

2 dari 4 halaman

THR Nggak Cair, Langsung Coret Pengeluaran Ini

Dream – Pandemi corona memang membuat kepala pusing tujuh keliling. Saat kesehatan tubuh harus dijaga, masalah baru datang lain yaitu kebutuhan ekonomi terganggu karena roda perekonomian melambat.

Kondisi ini membuat keuangan banyak perusahaan amburadul. Imbasnya banyak pegawai Misalnya, Tunjangan Hari Raya (THR) tidak cair.

Dikutip dari Cek Aja, Rabu 20 Mei 2020, jika tunjangan ini tak cair, mau tak mau ada kebutuhan yang harus dicoret. Tenang, pengeluaran ini takkan mengurangi kesucian Idul Fitri itu sendiri.

Alokasi anggaran yang pertama harus disesuaikan adalah dana mudik. Sesuai dengan anjuran pemerintah, mudik masih dilarang untuk dilakukan. Jadi dana yang seharusnya dikeluarkan untuk mudik bisa dipangkas. Dengan hilangnya pos biaya mudik, arus kas kamu juga tidak begitu berat. 

Selain biaya transportasi, kamu juga memperhitungkan biaya lainnya, seperti untuk biaya makan, biaya liburan di kampung, biaya tak terduga, dan banyak lagi pos keuangan yang harus dipersiapkan untuk menjaga tradisi Lebaran tetap nyaman.

Dana mudik ini bisa dialokasikan ke biaya makan. Sekadar informasi, biaya makan menjelang Lebaran biasanya sedikit lebih tinggi karena harga barang pokok akan mengalami kenaikan. Jadi kamu bisa mencadangkan dana mudik untuk antisipasi lonjakan harga bahan pokok.

3 dari 4 halaman

2. Tak Harus Beli Baju Baru

Perayaan Idul Fitri merupakan momentum pengingat bagi umat Muslim. Ganjaran dari ibadah puasa yang sudah dijalankan selama sebulan penuh adalah kembali suci. Itu terjadi saat Idul Fitri.

Biasanya saat Idul Fitri, umat muslim akan mengenakan baju terbaiknya Tetapi ada anggapan yang sudah menjadi budaya jika momen lebaran harus dirayakan dengan baju baru. Padahal, tidak ada hubungannya kesucian lebaran dengan pakaian baru. Menggunakan pakaian terbaik adalah bentuk kebaikan dalam bersukacita saat Lebaran.

Tetapi membeli pakaian baru saat kondisi seperti ini seperti tidak tepat. Dengan memangkas pengeluaran untuk baju baru, tabungan kamu bisa tetap aman karena tak tahu kondisi pandemi ini akan sepanjang apa. Jadi, langkah terbaiknya adalah melakukan langkah mitigasi agar semuanya bisa berjalan baik.

4 dari 4 halaman

3. Halal Bihalal Virtual

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetap dijalankan selama perayaan Idul Fitri. Jadi, kamu masih dilarang untuk melakukan kegiatan berkumpul. Lakukan halal bihalal secara virtual alias online. Kamu bisa video call bersama sanak saudara dan keluarga.

Lewat cara virtual juga, kamu bisa memangkas pengeluaran untuk halal bihalal secara konvensional. Selain itu, kamu juga tidak perlu memasok makanan untuk menerima tamu saat lebaran tiba. Hal tersebut cocok dilakukan kala THR kamu gak kunjung cair.

Terlihatnya memang kecil, tetapi percayalah kesemua hal itu jika dihitung secara akumulasi akan terlihat sangat besar. Bisa-bisa mencapai 70 persen dari dana THR yang biasanya kamu terima.

Beri Komentar