Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Pelayan Restoran. (Foto: Shutterstock)
Dream – Seorang pramusaji bernama Genevieve Loiselle, berhenti bekerja dengan alasan yang membuat orang tak habis pikir. Loiselle menganggap bosnya bersikap diskriminatif karena memaksanya menggunakan bra.
Dikutip dari Mynewshub, Selasa, 12 September 2017, bosnya yang juga seorang wanita meminta Loiselle untuk mengenakan bra pada Mei 2017.
“Dia melihat payudara saya dan berkata, ‘Gen, saya melihat dengan jelas kamu tidak memakai bra,” kata Loiselle yang tadinya bekerja di East Side Mario.
Loiselle tentu saja keberatan dengan permintaan pimpinannya. Dia justru mengajak sang bos untuk berdebat.
“Adakah separuh lelaki yang berpayudara lebih besar daripada saya yang mengenakan bra,” tanya dia, seperti dilaporkan CBC News.
Bosnya menjelaskan orang melihat badan wanita dan pejabat laki-laki dari aspek yang berbeda. Karena tak berpuas hati, dia membuat aduan terhadap sikap atasannya.
Apa yang didapat? Banyak pihak yang sepakat dengan sikap manajer Loiselle yang memintanya mengenakan bra.
“Seorang pekerja perlu mengikuti tata cara yang berpakaian yang ditetapkan oleh majikan. Jika majikan menetapkannya mengenakan bra, itu bukan diskriminasi,” tulis seorang pembaca.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'
