Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram @sandiuno
Dream - Dugaan adanya salah satu gubernur di Indonesia yang menghabiskan uang Rp560 miliar di meja judi kembali memantik wacana wisata kasino di Tanah Air.
Itu pula yang ditanyakan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Dalam video yang diunggah di Instagram, dia ditanya kemungkinan Indonesia membuka wisata judi.
Namun sebelum menjawab pertanyaan soal kemungkinan wisata judi di Indonesia, tiba-tiba terdengar azan. Sandiaga pun memilih menunda memberikan jawaban.
" Kita break dulu sambil menunggu azan," kata Sandiaga. Dia terlihat bergeser dari podium.
Setelah azan selesai, barulah Sandiaga memberikan jawaban. Namun sebelum membeberkan jawaban, Sandiaga mengatakan bahwa selesainya pertanyaan soal kasino dengan kumandang azan tidak ada yang kebetulan.
" Enggak ada yang kebetulan ya begitu habis pertanyaan itu langsung kita diingatkan ada azan untuk mendekatkan diri kita kepada Yang Maha Kuasa," kata dia.
Sandiaga menegaskan tidak setuju dengan wisata perjudian, terlepas dari ajaran agama yang melarang berbagai kegiatan tersebut.
" Saya pribadi tidak setuju terhadap pariwisata berbasis judi," tutur Sandiaga.
Menurut dia, pemerintah pernah mempertimbangkan dibukanya pariwisata berbasis perjudian tersebut belasan tahun lalu.
Namun pembahasan tersebut akhirnya diputuskan tidak dilanjutkan, mengingat masih banyak potensi pariwisata yang bisa dikembangkan.
" Memang pernah ada pertimbangan beberapa belas tahun lalu, tapi saya yakin kita punya peluang besar untuk mengembangkan sektor pariwisata selain ini," terangnya.
Sandiaga mengatakan, masih banyak peluang sektor pariwisata yang bisa dikembangkan di Tanah Air.
" Masih banyak potensi pariwisata lain, eco tourism, pariwisata berbasis bahari, pariwisata berbasis alam dan budaya, desa wisata, permainan tradisional, pariwisata musik, pariwisata heritage (warisan budaya)," jelas Sandi.
Sejumlah negara secara terbuka memiliki arena kasino yang mampu mendatangkan turis dari berbagai negara. Semisal Singapura, Las Vegas, dan Burswood di Australia barat.
Tak hanya itu, Malaysia yang memiliki kultur budaya serupa dengan Indonesia, juga memiliki arena perjudian khusus yakni Casino di Genting Highlands, Pahang.
Namun, Sandi kembali menegaskan Menparekraf akan terus mengembangkan pariwisata Indonesia berbasis alam dan budaya.
" Kalau di dalam lingkup parekraf, kami melihat peluang yang jauh lebih besar untuk mengembangkan pariwisata Indonesia berbasi alam dan budaya, dengan kulalitas yang lebih personalize, customized localized and smaller in size yang juga dapat berdampak pada UMK," tutur Sandiaga Uno.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya