OJK: Untuk Negara Sebesar Indonesia, 5-6 Persen Tak Cukup

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 28 April 2016 14:43
OJK: Untuk Negara Sebesar Indonesia, 5-6 Persen Tak Cukup
Seharusnya angkanya lebih dari itu.

Dream - Pertumbuhan Indonesia pada tahun 2016 diproyeksikan 5-6 persen. Namun, angka proyeksi ini dianggap kurang memadai.
 
" Untuk negara sebesar Indonesia, pertumbuhan ekonomi sebesar 5-6 persen itu tidak cukup," kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D. Hadad, di kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Kamis 28 April 2016.
 
Muliaman menilai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5-6 persen itu tidak sebanding dengan tingginya jumlah penduduk Indonesia dan tenaga kerja. Namun, tak disebutkan detail angka proyeksi yang ideal.
 
" Semuanya harus dibawa ke tingkat yang lebih tinggi, maka perlu diwujudkan reformasi struktural," kata dia.
 
Muliaman mengatakan reformasi struktural perlu dimasukkan ke dalam agenda pemerintah untuk mengelola dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Kerja sama dengan berbagai pihak pun juga diperlukan untuk mendukung terjadinya reformasi struktural.
 
" Karena tidak mudah, perlu koordinasi, kolaborasi, dan kepemimpinan," kata dia. 
 

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik