Wow! Bank Ini Beri Cuti Melahirkan 6 Bulan dan Gaji Utuh

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 11 Januari 2019 15:45
Wow! Bank Ini Beri Cuti Melahirkan 6 Bulan dan Gaji Utuh
Tak hanya itu, karyawan yang bersangkutan juga bisa mengambil cuti tambahan selama enam bulan. Tapi, cuti tersebut tidak dibayar.

Dream – Biasanya perusahaan memberikan cuti melahirkan selama tiga bulan. Namun, ada perusahaan yang memberikan cuti melahirkan berbayar selama enam bulan.

Dikutip dari Business Insider, Jumat 11 Januari 2019, perusahaan itu adalah CIMB Group Holding Bhd. Bank ini memberikan karyawan untuk menggunakan hak cuti, paling cepat 30 hari sebelum hari perkiraan lahir (HPL).

Tak hanya itu, karyawan yang bersangkutan juga bisa mengambil cuti tambahan selama enam bulan. Tapi, cuti tersebut tidak dibayar.

Program ini masuk ke dalam Staff Rejuvenation Program milik CIMB. Kebijakan ini mulai berlaku per 1 Januari 2019.

Sebelumnya, tahun 2017, perusaahaan juga memberikan cuti 1 bulan bagi karyawan pria yang baru punya anak pertama.

Chief People Officer CIMB Group, Datuk Hamidah Naziadin, mengatakan kebijakan ini merupakan kebijakan menyeluruh dari pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan mereka.

“ (Caranya), dengan mengatur kebutuhan karyawan yang berbeda di setiap fase kehidupan pribadinya,” kata Hamidah.

Perusahaan bakal terus meningkatkan budaya parenting bagi keluarga muda di lingkungan kerjanya. Perusahaan itu akan mencari tahu kebutuhan karyawan dan keuntungan yang mungkin didapatkan bagi pegawainya. (ism) 

1 dari 2 halaman

Danone Indonesia Terapkan 6 Bulan Cuti Melahirkan

Dream - Selama ini peraturan cuti melahirkan untuk karyawan perempuan yang melahirkan mengacu pada peraturan pemerintah, yaitu 3 bulan. Beberapa perusahaan bahkan ada yang menerapkannya kurang dari durasi tersebut. Hal ini tentu berdampak negatif pada tumbuh kembang anak, kondisi psikologis karyawan perempuan dan suasana kerja.

Sebuah langkah besar diambil perusahaan Danone Indonesia yang baru saja menerapkan kebijakan cuti 6 bulan untuk karyawan perempuan. Lalu untuk karyawan laki-laki yang istrinya 
melahirkan berhak mendapat cuti 10 hari.

“ Danone menyadari bahwa 1000 hari pertama kehidupan adalah masa kemasan anak agar mereka tumbuh optimal. Parental Policy kami keluarkan untuk mendukung upaya pemenuhan 
hak perempuan dan anak atas pengasuhan dan tumbuh kembang yang baik dan sebagai upaya mendukung kualitas generasi Indonesia di masa depan,” ujar Evan Indrawijaya, HR Director 
Danone ELN Indonesia, seperti dikutip dari rilis yang diterima Dream.co.id.

Dalam penerapannya, menurut Evan, tidak hanya orang tua dan anak saja yang mendapatkan manfaatnya, Parental Policy juga dirasakan manfaatnya oleh perusahaan. Menurutnya 
karyawan perempuan memberikan kontribusi terbesar untuk kemajuan perusahaan.

" Seringkali karyawan perempuan yang sudah cuti hamil mengajukan surat pengunduran diri karena merasa kurang waktu dengan anaknya. Pilot project yang kami lakukan untuk 
penerapan Parental Policy ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan jumlah karyawan perempuan yang mengundurkan diri setelah melahirkan. Selain itu, ada emotional bonding antara karyawan dan perusahaan setelah memberikan kebijakan ini," ujar Evan.

Danone juga mengeluarkan kebiajakan adanya ruang laktasi di setiap kantor dan pabrik yang dimiliki Danone. Fasilitas ruang laktasi disediakan agar para memberikan ASI eksklusif kepada anak di 1000 hari pertama kehidupannya.

" Perhatian pada persoalan tumbuh kembang anak ini bahkan telah dimulai sejak Ibu atau karyawan hamil dengan adanya Duta Gizi yang bertugas untuk memastikan sang ibu dapat memberikan nutrisi yang bagi anaknya sejak dalam kandungan," ujar Evan.

 

[crosslink_1]

2 dari 2 halaman

PNS Bisa Cuti 1 Bulan Saat Istri Melahirkan, Alhamdulillah!

Dream - Mengurus anak sejak bayi bukan hanya tugas para ibu, tapi juga kewajiban ayah. Sayangnya, selama ini kebijakan cuti melahirkan hanya diperuntukkan bagi karyawan perempuan. Padahal kehadiran ayah atau karyawan laki-laki sangat diperlukan keluarga.

Fakta tersebut kemudian direspons dengan sangat baik oleh pemerintah. Badan Kepegawaian Negara (BKN) baru saja membuat kebijakan yang membolehkan pegawai negeri sipil (PNS) laki-laki mengajukan cuti paling lama 1 bulan untuk mendampingi istri yang melahirkan. Aturan tersebut disambut baik oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, langkah BKN memberikan dampak positif bagi PNS.

" Aturannya diperbolehkan dan ini bagus sekali ya," tuturnya kepada Liputan6.com, Senin (12/3/2018).

Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 24 Tahun 2017. Adanya cuti PNS pria pun tersebut ditanggapi dengan sangat positif oleh psikolog yang juga Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi.

" Ini bukti nyata, banyak pria (suami) zaman now yang tidak lagi mau disebut semata-mata orang yang sukses membangun karier profesional. Mereka bahkan lebih bangga diidentifikasi lelaki yang menjadi idola bagi anak-anaknya sendiri," jelas Kak Seto, kepada Liputan6.com.

Dikeluarkannya aturan cuti PNS pria dengan waktu yang lebih lama, sebaiknya dimanfaatkan secara efektif. Ayah bisa membangun ikatan yang baik dengan sang anak dan kian kompak dengan ibu karena memiliki tantangan baru.

Kak Seto juga mengungkapkan, fasilitas cuti bagi para suami untuk mendampingi istri melahirkan dapat meningkatkan produktivitas kerja. Hal tersebut sudah tercatat dalam berbagai penelitian di dunia.

(Sumber: Fitri Haryanti Harsono/ Liputan6.com)

[crosslink_1]

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik