Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Prudential Indonesia Menyebut 40 Persen Masyarakat Indonesia Ingin Beli Asuransi Syariah.
Dream – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatat minat masyarakat Indonesia untuk membeli asuransi syariah masih cukup tinggi. Hasil survei perusahaan menunjukan 40 persen responden mengaku berniat membeli asuransi syariah.
Corporate Communication and Sharia Director Prudential Indonesia, Nini Sumohandoyo di Jakarta, Rabu, 7 Maret 2018 mengungkapkan, survei di 10 kota besar beberapa waktu lalu juga menunjukan 47 persen masyarakat Indonesia masih memilih asuransi konvensional.
Sementara Sisanya, 13 persen belum menentukan apakah akan membeli asuransi syariah atau konvensional.
“ Nah, yang 13 persen ini bisa menjadi pasar asuransi syariah,” kata Nini dalam pengumuman kontes karya tulis “ 10 Tahun Prudential Syariah – Syariah untuk Semua” di Jakarta.
Menurut Nini, dari 40 persen responden yang berminat untuk membeli asuransi syariah, sebanyak 80 persen mengaku berminat membeli asuransi syariah Prudential. Sebanyak 50 persen responden memilih perusahaan ini sebagai pilihan pertama.
Dari hasil survei tersebut, Nini mengaku pasar asuransi syariah di Indonesia cukup besar. Sayangnya, penetrasi pasarnya masih kecil.
Sekadar informasi, Muslim pemegang polis asuransi syariah di Indonesia baru 7 persen dari total Muslim di Indonesia.
“ Penetrasi pasarnya rendah, padahal pasarnya terbuka sekali. Mengapa? Jawabannya, orang Indonesia belum mengerti prinsip syariah,” kata dia.
Untuk itu, Prudential terus mendorong sosialisasi asuransi syariah kepada masyarakat. “ Asuransi syariah ini untuk semua agama, bersifat universal, dan (mengusung) gotong royong,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya