Dream - Perusahaan konstruksi terbesar di Arab Saudi, Bin Ladin Group akan menjual asetnya untuk membayar upah bagi ribuan karyawannya. Perusahaan ini tengah menuju kebangkrutan lantaran diputus bersalah oleh Pengadilan Saudi pada kasus tragedi jatuhnya crane di Masjidil Haram musim haji tahun lalu.
Sejumlah pekerja marah dan berkumpul di Jeddah. Mereka menuntut Bin Ladin Group membayarkan kompensasi atas pemutusan hubungan kerja secara sepihak yang dialami para pekerja.
Sejumlah sumber mengatakan perusahaan ini memiliki proyek senilai 490 miliar riyal Saudi, setara Rp1.784 triliun. Tetapi, sebagian proyek mereka dengan nilai 248 miliar riyal Saudi, setara Rp902 triliun ternyata bermasalah.
Hal itu menimbulkan utang begitu besar bagi Bin Ladin Group. Sementara mereka juga harus membayar upah para pekerja yang dirumahkan.
Para pekerja yang marah menuntut upah kompensasi mereka harus dibayar secepatnya oleh perusahaan sebelum Ramadan tiba. Tetapi, tuntutan mereka tampaknya belum dapat dipenuhi.
Seorang pekerja di perusahaan itu, Ali Al Ghamidi mengaku heran mengapa Bin Ladin Group tidak segera membayar upah mereka sebelum Ramadan. Padahal kerajaan Saudi secara resmi telah mencabut larangan menerima kontrak bagi Bin Ladin Group dari para mitranya.
" Perusahaan ini telah menerima pinjaman dari Saudi British Bank sebesar 2,5 miliar riyal Saudi (setara Rp9 triliun), yang seharusnya untuk menutup pengeluaran," kata Al Ghamidi.
Juru bicara Bin Ladin Group Yaseen Al Attas mengatakan pihaknya tidak mau memberikan tanggapan terkait masalah keuangan maupun hubungan kerja dengan mitra. Dia meyakinan perusahaan berjanji akan membayar seluruh upah pekerja.
Sumber: arabnews.com
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya