Rekor Baru Wall Street Jaga Indeks Syariah di Zona Hijau

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 13 Mei 2014 09:24
Rekor Baru Wall Street Jaga Indeks Syariah di Zona Hijau
Pasar modal Indonesia masih bergantung pada sentimen eksternal di tengah data-data ekonomi yang terus memburuk. Indeks syariah bagi ini dibuka menguat seiring naiknya indeks harga saham gabungan.

Dream - Sentimen rekor indeks Dow Jones Amerika Serikat (AS) menjaga bursa saham Indonesia tetap melaju di zona hijau. Hal serupa terjadi pada saham-saham syariah.

Pada pembukaan perdagangan saham, Selasa, 13 Mei 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,64 poin (0,42%) ke level 4.933,66.

Menguatnya indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) berimbas pada indek saham syariah. Hingga perdagangan pukul 10.16 WIB, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) telah menguat 0,55 poin (0,23%) ke level 162,46.

Penguatan signifikan dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), yang menguat 1,13 poin (0,17%) ke level 663,61.

Pada awal perdagangan hari ini, sebanyak 112 emiten syariah bergerak di zona hijau sementara 19 lainnya harus mengalami koreksi. Frekuensi perdagangan saham tercatat mencapai 4,25 miliar dengan nilai Rp 627,86 miliar.

Riset PT Universal Broker Indonesia mencatat, bantuan sentimen positif dari pergerakan IHSG datang dari keberhasilan indeks Dow Jones yang ditutup di level 16.695,47. Pencapaian ini di atas rekor tertinggi sebelumnya 16,631.

" Sentimen positif dari Bursa Regional ini, diharapkan bisa membawa IHSG hari ini untuk menguji resisten kuat di 4930-4940," kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo.

Dia mengimbau pemodal sebaiknya bisa memanfaatkan momentum Pemilu Presiden yang tengah berlangsung. Pasalnya, data-data ekonomi dalam negeri yang muncul belum menunjukan adanya perbaikan. (Ism)

Beri Komentar