Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Investor Timur Tengah Jadi Incaran Para Penerbit Sukuk Dunia.
Dream - Indonesia terus berusaha mengejar ketertinggalan dari Malaysia dalam bisnis keuangan syariah. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengklaim Indonesia kini setidaknya sudah mulai mengungguli Negeri Jiran ini.
Bambang mengungkapkan keunggulan Indonesia setidaknya terlihat dari rutinitas penerbitan surat utang syariah (sukuk) global. Meski diakui, Indonesia memang masih tertinggal jauh dalam hal aset bank syariah dan penjualan sukuk lokal.
Menurut Bambang, pemerintah berencana menerbitkan sukuk global pada paruh pertama 2015. Penerbitan sukuk ini merupakan yang kelima kalinya berturut-turut dilakukan Indonesia.
Negara di kawasan Asia Tenggara dilaporkan telah menjual sukuk bernilai US$ 5 miliar dalam empat tahun terakhir. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan Malaysia sendiri yang sudah menebitkan US$ 3,25 miliar dan Qatar US$ 2 miliar.
Ernst & Young LLP yang memprediksi minimnya produk sukuk bakal bertambah dua kali lipat pada 2018, membuat lembaga konsultan Amanah Capital Group Ltd cuku yakin sukuk Indonesia bakal terserap pasar.
" Indonesia secara konsisten telah menerbitkan sukuk setiap tahunnya guna membangun pasar dan kepercayaan pelaku pasar," kata Fund Manager dari PT MNC Asset Management, Akbar Syarif seperti dikutip Dream dari laman Bloomberg, Rabu, 14 Januari 2015.
Menurut Akbar, Indonesia sanggup menyerap dana dengan berbagai strategi. " Apakah dengan tenor pendek atau panjang, sehingga basis investor menjadi lebih luas dan menambah volume transaksi," katanya.
Indonesia tercatat memiliki outstanding Sukuk yang bakal jatuh tempo antara 2018 hingga 2024. Malaysia sendiri mencatat batas jatuh tempu sukuk terlama pada 2021.
Dari catatan Bloomberg, Indonesia bersama Filipina merupakan negara pertama yang menerbitkan sukuk pada 2015.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya