Rupiah Kembali Perkasa, Indeks Syariah `Ngegas` Lagi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 8 November 2018 16:52
Rupiah Kembali Perkasa, Indeks Syariah `Ngegas` Lagi
Sektor perdagangan jadi primadona investor.

Dream - Indeks syariah bergerak menguat seharian pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 8 November 2018. Sentimen laju rupiah yang mulai menguat membuat investor cukup percaya diri berburu saham di lantai bursa.

Kondisi regional yang relatif aman juga menjadi daya dorong indeks bergerak menguat. Meski investor sebetulnya memantau laporan current accound defisit yang akan diumumkan pemerintah. 

Papan perdagangan BEI mencatat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,926 poin (0,52%) ke level 177,162. ISSI membuka perdagangan dengan bergerak naik ke level 177,107 dan terus bergerak positif sampai sesi penutupan.

Level tertinggi ISSI diukir di posisi 177,718.

Adanya aksi beli investor membuat saham-saham unggulan syariah tak lepas dari buruan. Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), terangkat 6,013 poin (0,91%) ke level 665,706.

Sementara Indeks JII70 menanjak 1,534 poin (0,73%) ke level 219,963.

Sentimen positif di awal November ini semakin mendekatkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 6.000. IHSG kali ini dtutup menguat 36,920 poin (0,62%) ke level 5.976,806.

BEI mencatat nilai perdagangan saham syariah relatif ramai. Hingga sesi paska-penutupan perdagangan tercatat 37,66 miliar lembar saham ditransaksikan pelaku pasar dengan nilai Rp3,72 triliun.

Porsi beli saham syariah oleh pemodal asing juga meningkat. Mereka melakukan transaksi sebanyak 136.281 kali dengan nilai Rp2,41 triliun. 

1 dari 2 halaman

Saham Perdagangan Melesat

Mayoritas indeks sektoral juga bergerak menguat. Investor gemar bermain saham di perdagangan yang meroket sampai 1,63 persen.

Investor untuk sementara menghindari saham komodita utama pertanian yang terkoreksi 1,443 persen. Begitu pula dengan industri aneka yang terkoreksi 0,035 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNTR yang harga sahamnya meningkat Rp775, LPPF Rp470, EMPT Rp440, INDR Rp340, dan SRTG Rp280.

Saham ITMG terkoreksi Rp775, DSSA Rp675, GMTD Rp500, TCPI Rp450, dan AALI Rp940.

2 dari 2 halaman

Rupiah Kembali Memimpin Penguatan terhadap Dolar AS

Rupiah kembali memimpin penguatan di tingkat regional.

Pada pukul 16.12, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah melemah 137 poin (0,95%) ke level Rp14.453 per dolar As.

Pelemahan dolar AS tertinggi di regional ada di Filipina dan Jepang. Di sana, dolar AS melemah 0,45 poin terhadap peso Filipina dan 0,3 poin terhadap yen Jepang. 

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi