Dollar AS Keok ke Rp14.380, Indeks Syariah Tancap Gas

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 19 Desember 2018 16:53
Dollar AS Keok ke Rp14.380, Indeks Syariah Tancap Gas
Sektor industri dan barang konsumsi jadi idola investor

Dream - Indeks bursa saham syariah Indonesia tancap gas setelah investor menangkal sinyal positif dari kebijakan suku bunga Bank Indonesia dan laju kurs rupiah. Dua sentimen ini membuat pelaku pasar cukup percaya diri melantai di bursa saham.

Kurs dollar AS hari ini, Rabu, 19 Desember 2018 diketahui keok dari rupiah yang berhasil menembus level Rp14.300. Sementara Bank Indonesia diyakini bakal mempertahankan suku bunga acuannya. 

Papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), mencatat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 2,342 poin (1,29%) ke level 182,820. ISSI terus merangkak naik setelah dibuka positif di level 180,656.

Jelang perdagangan berakhir, investor makin getol membeli saham syariah sehingga mendorong laju ISSI semakin kencang.

Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga melesat 13,099 poin (1,94%) ke level 688,281. Indeks JII70, tumbuh 4,019 poin (1,79%) ke level 228,423.

Mendapat suntikan tenaga baru, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mau ketinggalan untuk tancap gas. IHSG terangkat 94,227 poin (1,55%) ke level 6.176,094.

1 dari 2 halaman

Saham Industri dan Barang Konsumsi Paling Dilirik

Rupiah yang tembus Rp14.300 menjadi angin segar bagi investor. Aksi beli pun marak terjadi di lantai bursa.

Investor membeli sahamnya hampir di semua indeks sektoral, terutama di sektor barang konsumsi, industri dasar, dan manufaktur. Ketiga indeks ini meroket masing-masing 2,82 persen, 2,69 persen, dan 2,43 persen.

Hanya ada satu indeks yang melemah, yaitu perdagangan sebesar 0,1 persen.

Aksi beli investor mendorong emiten syariah UNVR menjadi top gainer usai harganya naik Rp1.050. Peningkatan harga saham ini juga diikuti oleh PCAR yang naik Rp750, CPIN Rp450, INTP Rp425, dan AALI Rp350.

Sementara jajaran top losser saham syariah dihuni UNTR yang terkoreksi Rp600, BYAN Rp375, MAPA Rp200, EPMT Rp110, dan IBST Rp100.

2 dari 2 halaman

Rupiah di Level Rp14.390

Dari pasar uang, rupiah makin gagah. Mata uang Garuda kembali bertengger di level Rp14.300.

Pada pukul 16.09, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah merosot 111 poin (0,77%). Pelemahan dolar AS terhadap rupiah menjadi yang terdalam di kawasan.

Mata uang regional yang menguat kedua setelah rupiah adalah won. Dolar AS melemah 2,3 poin (0,2%) ke level 1.124,700 won.(Sah)

Kurs acuan Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) juga mencatat laju penguatan rupiah terhadap dollar AS. Mata uang negeri Paman Sam itu rata-rata diperdagangkan di level 14.380 atau melonjak 143 poin dari perdagangan kemarin yang masih berada di level 14.523/Dollar AS. 

Beri Komentar