Saham Komoditas Diburu, Bursa Syariah Menguat Lagi

Reporter : Syahid Latif
Senin, 12 Oktober 2015 09:31
Saham Komoditas Diburu, Bursa Syariah Menguat Lagi
Kurs rupiah pagi ini menghadapi sedikit tekanan meski masih berada di bawah level 14.000/US$

Dream - Emiten komoditas menjadi motor penggerak bursa saham Indonesia di awal pekan ini. Dengan kondisi regional yang bergerak positif, indeks acuan saham syariah kembali melanjutkan penguatan.

Investor asing juga belum menghentikan aksi belinya di pembukaan perdagangan pagi ini, Senin, 12 Oktober 2015.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,233 poin ke level 146,182.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), naik 0,872 poin ke level 616,336.

Hingga 20 menit waktu perdagangan, kedua indeks acuan saham syariah terus bergerak menguat. ISSI bahkan sudah menanjak 0,753 poin (0,52%) ke level 146,702.

Transaksi perdagangan saham syariah di awal sesi ini mencapai Rp 421 miliar dengan 10,38 juta saham.

Aksi beli investor mendorong 90 emiten syariah melaju di zona hijau. Sebanyak 20 diantaranya merupakan saham-saham bluechips syariah.

Sebaliknya, 28 emiten lainnya terkena aksi jual dan 39 emiten bertahan stagnan.

Kondisi regional yang bergerak positif ikut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat. Pagi ini IHSG bahkan sudah menyentuh level 4.600.

IHSG mengawali sesi prapembukaan dengan naik tipis 7,533 poin (0,16%) ke level 4.596,877. D sesi pembukaan, IHSG naik lebih tinggi 19,992 poin (0,44%) ke level 4.609,336.

Emiten komoditas menjadi motor penggerak laju bursa saham Indonesia. Saham sektor pertambangan melompat 1,94 persen sementara pertanian naik 1,33 persen.

Dari pasar keuangan, laju kurs rupiah yang menguat signifikan sepanjang pekan kemarin, pagi ini sedikit menghadapi tekanan.

Rupiah yang dibuka melemah saat ini turun 71 poin (0,53%) menjadi 13.483 per dollar AS.

Beri Komentar