Satu Karyawan BNI Positif Corona, Begini Kondisinya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 17 Maret 2020 12:55
Satu Karyawan BNI Positif Corona, Begini Kondisinya
Bagaimana kondisinya saat ini?

Dream – PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero)/BNI menyebut ada satu pegawainya yang positif terjangkit virus corona baru, Covid-19. Perusahaan pelat merah ini menyebut sang karyawan berada di unit back office.

“ Kami sangat prihatin dengan kondisi ini,” kata Corporate Secretary BNI, Meiliana, dikutip dari laman BNI, Selasa 17 Maret 2020.

Dia mengatakan, pegawai yang terjangkit Covid-19 itu dalam kondisi stabil. Di kantor, dia bekerja sebagai petugas di unit “ yang tidak berhubungan langsung dengan masyarakat” sehingga potensi penularan kepada masyarakat bisa ditekan.

Meiliana mendoakan karyawan itu bisa lekas sembuh 100 persen. “ Untuk keluarga, kami menyampaikan simpati kami. Semoga diberi kekuatan dalam menghadapi situasi ini,” kata Meiliana.

1 dari 6 halaman

Jurus BNI Tekan Virus Corona

BNI menerapkan cara-cara untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Misalnya, tiga penyesuaian sistem kerja, yaitu split operation, shift operations, dan work from home. Split dan shift operation diberlakukan untuk fungsi yang terkait dengan operasional utama dan layanan perbankan.

Sementara itu, posisi lainnya diterapkan sistem work from home atau bekerja dari rumah. Sistem ini hanya diterapkan pada daerah yang telah ditetapkan sebagai daerah dengan kondisi risiko tinggi.

Langkah ini diharapkan akan turut menekan laju penyebaran virus corona di pusat-pusat penyebarannya, termasuk di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan upaya pegawai untuk menjaga kesehatan orang-orang terdekatnya di rumah sekaligus memberikan perlindungan maksimal dari potensi tertularnya virus Covid-19 selama bekerja atau dalam perjalanan dari dan ke kantor.

2 dari 6 halaman

Operasional dan Layanan Perbankan Tetap Berjalan

Meiliana juga menegaskan bahwa pelayanan perbankan dapat tetap dinikmati oleh nasabah dan masyarakat yaitu dengan memanfaatkan electronic channel yang telah dikembangkan oleh BNI. Teknologi yang diterapkan pada electronic channel BNI ini dapat menemani nasabah dan masyarakat untuk tetap dapat bertransaksi, bahkan 24 jam sehari selama tujuh dari dalam seminggu.

“ Untuk keperluan transaksi, BNI menyiagakan layanan digitalnya yang memungkinkan transaksi terjadi tanpa interaksi langsung dengan pegawai bank. BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan ATM BNI dapat dimanfaatkan oleh nasabah selama 24 jam. Bahkan untuk masyarakat yang membutuhkan layanan konsultasi kami siap di BNI Call Center pada nomor 1500046,” ujar Meiliana.

Apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan Corona. Protokol tersebut antara lain tindakan Preventif, antara lain melakukan pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI.

Menyiapkan Hand Sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Hand Sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti Teller dan Customer Service.

“ Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Corona akan semakin kami minimalkan,” kata dia.

3 dari 6 halaman

Pegawai Diperiksa Terkait Corona, Operasional KC Bank Mandiri Kyai Tapa Dipindah

Dream – PT Bank Mandiri Tbk (Persero) mengalihkan kantor cabang Jakarta Kyai Tapa ke cabang S. Parman, Jakarta. Pengalihan ini mulai berlaku pada 16 Maret 2020.

Keputusan pengalihan tempat operasional kantor cabang dilakukan menyusul adanya seorang pegawai yang menjalani pemeriksaan virus corona.

Dikutip dari Liputan6.com, Corporate Secretary Bank Mandiri, Rully Setiawan, menjelaskan, pengalihan operasional ini dilakukan sebagai tindakan preventif dan perlindungan terhadap nasabah serta pegawai. Sebab, terdapat seorang pegawai yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terkait virus Covid-19.

 

 

" Kesehatan pegawai dan nasabah adalah prioritas kami. Jadi kami melakukan ini sebagai langkah preventif. Informasi lebih lanjut kami serahkan kepada Kementerian Kesehatan sebagai lembaga yang berwenang menyampaikan informasi terkait Covid-19 ini," kata Rully di Jakarta.

Terkait dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19, lanjut Rully, nasabah bisa menggunakan aplikasi Mandiri Online terbaru yang dapat melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan nasabah.

Bahkan, seiring dengan transformasi digital Bank Mandiri, saat ini masyarakat luas juga dapat melakukan pembukaan rekening tabungan di manapun, tanpa harus datang ke kantor bank maupun bertemu dengan staff perbankan di Bank Mandiri.

" Semua keperluan untuk pembukaan tabungan dapat dilakukan dengan video call," kata Rully.

4 dari 6 halaman

Layanan Lain

Selain itu, nasabah juga dapat menggunakan layanan ATM 24 Jam. Saat ini Mandiri memiliki 18.291 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima san Visa/Plus, EDC serta jaringan e-banking lainnya.

Bagi perusahaan, transaksi keuangan juga dapat dilakukan menggunakan layanan Mandiri Cash Management yang dapat dilakukan melalui lokasi kerja masing-masing perusahaan.

(Sumber: Liputan6.com/Tira Santia)

5 dari 6 halaman

Pegawai Back Office CIMB Niaga di Tangsel Positif Corona

Dream – PT CIMB Niaga Tbk menyebut ada satu orang karyawannya yang positif mengidap virus corona. Karyawan ini bekerja di Griya Niaga 1 Bintaro, Tangerang Banten.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 16 Maret 2020, Head of Marketing, Brand, and Communications CIMB Niaga, Toni Darusman, mengatakan karyawan tersebut dalam kondisi stabil dan sudah ditangani dengan baik di salah satu rumah sakit yang dirujuk pemerintah.

 

 

“ Karyawan tersebut adalah karyawan yang bekerja sebagai back office di Griya Niaga 1 Bintaro dan tidak berinteraksi langsung dengan nasabah,” kata Toni di Jakarta.

Terakhir masuk kerja tanggal 28 Februari 2020 sebelum mengalami gejala sakit. Selanjutnya pada 2 Maret 2020 yang bersangkutan mulai dirawat di rumah sakit. Yang bersangkutan dirawat di rumah sakit sampai akhirnya dinyatakan positif terjangkit virus corona pada Minggu 15 Maret 2020.

“ Kami telah memberlakukan protokol serta upaya-upaya preventif. Hal ini untuk memastikan keselamatan karyawan dan nasabah setia kami sebagai prioritas utama perusahaan,” kata dia

6 dari 6 halaman

Langkah Antisipatif

Langkah-langkah yang dilakukan CIMB Niaga untuk menekan penyebaran virus corona misalnya menyemprotkan cairan disinfektan di kantor-kantor CIMB Niaga. Perusahaan ini juga meninkatkan frekuensi pembersihan dan sanitasi.

“ Pengaturan sistem kerja terpisah untuk unit kerja kritikal telah diterapkan secara lancar dan berlanjut ke unit non kritikal,” kata Toni.

Perusahaan juga menerapkan protokol pengecekan suhu tubuh di jaringan kantor dan cabang CIMB Niaga serta menyediakan hand sanitizer di lingkungan kerja dan kantor cabang untuk kenyamanan dan kesehatan nasabah dan karyawan.

Secara rutin manajemen juga mengimbauan karyawan untuk terus memperhatikan dan menjaga kondisi kesehatan diri dan keluarga dengan baik, sering mencuci tangan, memakai masker jika sakit flu atau batuk serta segera ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“ Sebagai langkah lanjutan, kami sedang mengkaji secara seksama penerapan bekerja dari rumah (work from home) untuk unit-unit tertentu,” kata Toni.

Dia menjamin perasional CIMB Niaga dan layanan kepada nasabah tetap berjalan dengan melakukan penyesuaian. CIMB Niaga juga memiliki layanan perbankan digital sebagai alternatif solusi kepada nasabah untuk mengurangi kontak secara langsung. “ (Perbankan digital) dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja,” kata Toni.

Beri Komentar