Seleksi CPNS 2021 Segera Diumumkan, Begini Cara Daftar Lewat ssacsn.bkn.go.id

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 29 Juni 2021 13:12
Seleksi CPNS 2021 Segera Diumumkan, Begini Cara Daftar Lewat ssacsn.bkn.go.id
Jangan lupa siapkan dokumen-dokumen persyaratannya, ya.

Dream – Tak lama lagi pemerintah akan mengumumkan program penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021. Pendaftaran dua program penerimaan pegawai baru ini akan dilakukan secara serentak.

Pengumuman pendaftaran CPNS dan PPPK akan diumumkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) hari ini, Selasa 29 Juni 2021 pukul 14.00 melalui akun Youtube resminya.

Menengok program penerimaan CPNS sebelumnya, proses pendaftaran terbilang mudah. Calon pelamar cukup membuat akun di situs https://ssacsn.bkn.go.id. Jangan lupa siapkan beberapa berkas terkait biodata dan mengunggah swafoto.

Setelah akun beres, kamu bisa melanjutkan untuk mendaftar formasi. Pertama, kamu pilih jenis seleksi dan memilih formasinya. Jangan lupa untuk mengunggah dokumen persyaratan serta mengecek resume dan mengakhiri pendaftaran.

Setelah semuanya selesai, kamu bisa mencetak kartu informasi akun dan kartu pendaftaran akun.

1 dari 4 halaman

Kalau Lolos Seleksi Administrasi

Di bagian seleksi administrasi, panitia akan memverifikasi data pelamar. Hasil seleksi administrasi pun diumumkan.

Pelamar yang tak lulus, bisa menyanggah hasil seleksi administrasi. Panitia akan mengumumkan hasil sanggah.

Pelamar yang dinyatakan lulus, bisa mencetak kartu ujian.

2 dari 4 halaman

Akan Diumumkan Waktu Pendaftaran CPNS 2021

Dream – Kejelasan tentang masa penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi tahun 2021 mulai menemui titik terang. Badan Kepegawaian Negara (BKN) dijadwalkan akan menggelar konferensi pers terkait hal tersebut hari ini, (Selasa, 29 Juni 2021).

Publik yang ingin menyaksikan pengumuman Penerimaan CPNS dan PPPK 2021 bisa melihatnya di kanal YouTube BKN, @BKNgoid, pada pukul 14.00.

“ Kita akan konpres ya, jam 14.00 (WIB) seputar pengumuman CPNS. Semuanya, terkait waktu dan lain-lain,” kata Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama BKN, Paryono, kepada Liputan6.com.

Sekadar informasi, pengumuman seleksi CPNS ini mundur satu bulan dari jadwal yang telah disosialisasikan sebelumnya, pada 30 Mei 2021. Selain CPNS, BKN pada waktu bersamaan juga akan mengumumkan proses seleksi PPPK, baik untuk formasi guru maupun non guru.

Berdasarkan jadwal yang telah dipersiapkan sebelumnya, proses pendaftaran CPNS akan dilakukan selang sehari pasca waktu pengumuman. Jika mengikuti skema tersebut, pendaftaran CPNS dan PPPK seharusnya akan dibuka pada Rabu, 30 Juni 2021.

3 dari 4 halaman

Rincian Formasi Kebutuhan CPNS 2021

Mulanya, pemerintah telah mempersiapkan sekitar 1,2 juta formasi CPNS dan PPPK. Namun, menurut informasi terakhir per 13 Juni 2021, jumlah yang ditetapkan sebesar 707.622 formasi.

Untuk penetapan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di tingkat pusat berjumlah 74.625 formasi, yang terdiri atas 66.070 formasi untuk 56 kementerian/lembaga, dan 8.555 CASN untuk 8 sekolah kedinasan.

Sementara itu, ada 632.997 formasi untuk CASN di tingkat daerah. Formasi terbesar ditujukan bagi PPPK guru sejumlah 531.076 formasi, lalu PPPK non-guru 20.960 formasi, dan CPNS sebanyak 80.961 formasi.

Total formasi untuk 34 pemerintah provinsi sebanyak 139.018 kursi, dan 493.979 lainnya untuk 495 pemerintahan kabupaten/kota.

4 dari 4 halaman

Syarat Pendaftaran

Ada sederet syarat yang diajukan. Misalnya, calon pendaftar untuk formasi umum berusia 18 tahun-35 tahun. Ada juga sejumlah formasi dengan batas usia pendaftar maksimal 40 tahun, seperti dokter gigi, dokter, dan peneliti.

Kemudian, juga bukan anggota/pengurus partai politik atau menjabat sebagai PNS/TNI/Polri. Pelamar tidak pernah dikenakan penjara 2 tahun atau lebih.

Selajutnya, ada tiga jenis formasi khusus yang disediakan untuk CPNS 2021, yaitu putra/putri lulusan terbaik, disabilitas, dan diaspora.

Kalau ternyata pelamar sudah lulus seleksi tahap akhir, tapi tak sesuai dengan pernyataan yang dibuat serta tidak dapat melampirkan ijazah, PPK mengumumkan pembatalan kelulusan yang bersangkutan dengan tembusan menteri dan kepala BKN.


(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

Beri Komentar