Kala Bank Bersahabat dengan Fintech yang Sempat Disebut Pengganggu

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 24 Mei 2019 17:14
Kala Bank Bersahabat dengan Fintech yang Sempat Disebut Pengganggu
Produk teknologi keuangan ini bisa meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Dream – Perkembangan teknologi yang pesat memicu kelahiran financial technology (fintech). Dewasa ini, keberadaan fintech menjamur karena dianggap memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan.

Dikutip dari akun Instagram Bank Bukopin, @bukopinsiaga, Kamis 24 Mei 2019, keberadaan Fintech awalnya sempat dianggap sebagai disrupsi (gangguan) terhadap sektor perbankan. Tapi, di sisi lain, kehadiran fintech sangat dibutuhkan.

“OJK dan Bank Indonesia pun sepakat bisa meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia,” tulis Bank Bukopin.

Instansi lembaga keuangan ini mencatat ada lebih dari 176 fintech yang telah terdaftar. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah karena ada kebutuhan dari masyarakat.

“Selain itu, masih banyak lapisan masyarakat yang tidak terjangkau bank, namun berhasil dijamah oleh fintech,” tulis Bank Bukopin.

Meski kehadiran fintech sempat dikatakan menjadi disrupsi bagi sektor perbankan, namun di sisi lain, kehadiran fintech sangat dibutuhkan. OJK dan Bank Indonesia pun sepakat bisa meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyrakat Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram

Bank Bukopin yang diwakilkan oleh Direktur Konsumer, Bpk. Rivan A. Purwantono menghadiri acara CNBC Indonesia VIP Forum Banking & Fintech: Inovasi dan Peran Digital Dorong Inklusi Keuangan.â ï¿½ â ï¿½ Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, saat ini sudah ada lebih dari 176 fintech yang terdaftar. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah, karena adanya kebutuhan dari masyarakat sendiri. Selain itu, masih banyak lapisan masyarakat yang tidak terjangkau bank, namun berhasil dijamah oleh fintech.â ï¿½ â ï¿½ Meski kehadiran fintech sempat dikatakan menjadi disrupsi bagi sektor perbankan, namun di sisi lain, kehadiran fintech sangat dibutuhkan. OJK dan Bank Indonesia pun sepakat bisa meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyrakat Indonesia.â ï¿½ â ï¿½ #Bukopinku #SiAgaSelalu

A post shared by Bank Bukopin (@bukopinsiaga) on

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-