Siap-siap! Pemprov DKI Jakarta Segera Pangkas 42 Ribu PNS

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 14 Juli 2016 08:01
Siap-siap! Pemprov DKI Jakarta Segera Pangkas 42 Ribu PNS
Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jakarta dinilai terlalu banyak.

Dream - Pemerintah DKI Jakarta akan merampingkan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai puluhan ribu orang PNS.

Dilansir dari beritajakarta.com, Rabu 13 Juli 2016, total jumlah PNS yang ada di Jakarta sebanyak 72 ribu orang. Rencananya, mereka akan mengurangi PNS sebanyak 42 ribu orang sehingga tinggal 30 ribu orang.

" Idealnya, 30 ribu orang," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Agus Suradika, di Jakarta.

Agus mengatakan, 30 ribu orang PNS oini akan difokuskan untuk tenaga administrasi. Sedangkan tenaga fungsional, seperti guru dan tenaga medis, bisa diambil dari pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, menyebut jumlah PNS di DKI terlalu banyak. Sebab, saat ini sudah ada Pekerja Harian Lepas (PHL), petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), dan Pekerja Kontrak Waktu Tertentu (PKWT).

" Kalau ditotal semuanya bisa lebih dari 100 ribu orang. Artinya PNS terlampau banyak," kata Djarot di Jakarta, Selasa 12 Juli 2016.

Rasionalisasi perampingan PNS di DKI hingga 41 persen telah dilaksanakan sejak tahun ini hingga tahun 2018 mendatang.

Perampingan PNS bisa dilakukan dengan tiga tindakan, yaitu penggabungan beberapa unit kerja perangkat daerah (UKPD) atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pembubaran UKPD atau SKPD, dan penambahan baru UKPD atau SKPD. Saat ini, Pemprov DKI lebih memilih menggabungkan beberapa UKPD atau SKPD. Tindakan ini berdampak pada pengurangan jumlah pegawai.

" Pengurangan jumlah pegawai itu ada yang alamiah dan direkayasa dengan sistem. Untuk alamiah itu kan meninggal dunia dan pensiun. Kalau dengan sistem, mereka yang tidak sesuai dengan harapan kami akan kami dorong untuk pensiun dini saja," kata dia. (Ism) 

Beri Komentar