Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilusrasi PNS (Antarafoto.com)
Dream - Pola perekrutan Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan segera diubah. Kebijakan penghentian sementara atau moratorium PNS baru juga tak berlaku menyeluruh.
Menteri Perdayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Yuddy Chrisnandi menjelaskan pola penerimaan Calon PNS akan bergeser dari basesd on recruitment menjadi based on requirment.
Artinya, proses seleksi tidak lagi didasarkan pada usulan yang bersifat kuantitatif. Nantinya, penerimaan akan diukur lewat kebutuhan objektif instansi secara kualitatif akuntabel.
"Saya harap para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) segera menyampaikan desain dan analisis kebutuhan pegawai untuk lima tahun ke depan, berdasarkan kebutuhan objektif melalui analisis jabatan dan analisis beban kerja. Kirimkan melalui e-formasi," kata Yuddy seperti dikutip dari laman menpan, Jumat, 21 Agustus 2015.
Yuddy menjamin, teknis pelaksanaan tes dalam seleksi CPNS kini berlangsung lebih ketat, transparan dan memangkas praktik manipulatif melalui penggunaan Computer Assited Test (CAT).
"Dengan sistem CAT, semua memiliki peluang yang sama. Yang menentukan kelulusan adalah kompetensi yang bersangkutan," imbuhnya.
Selain fase penerimaan pegawai, semua tahapan manajemen pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) juga harus memperhatikan pengembangan pegawai, promosi, kesejahteraan, manajemen kinerja, disiplin dan etika, maupun pensiun.
Menghadapi persainagan global, Yuddy menilai manajemen ASN yang berbasis sistem merit menjadi kebutuhan penting.
Data Global Competitiveness Report 2013-2014 (World Economic Forum, 2013), menempatkan Indonesia pada rangking 38 untuk kemudahan berusaha (easy of doing business). Memang meningkat dibanding tahun sebelumnya, tetapi masih tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari