Sri Mulyani Berduka, Kehilangan Sosok Pejabat Hangat di Kemenkeu

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 27 September 2019 06:47
Sri Mulyani Berduka, Kehilangan Sosok Pejabat Hangat di Kemenkeu
Sri Mulyani menyempatkan diri untuk melayat ke rumah duka pegawainya tersebut.

Dream - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tengah berduka. Wanita yang dikenal dekat anak buahnya itu baru saja ditinggal salah satu pegawainya.

Meski hanya pegawai berpangkat eselon 2, Sri Mulyani beserta beberapa jajaran pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyempatkan diri melayat ke rumah duka.

Duka Bendahara Negara itu disampaikannya lewat sebuah unggahan di akun Instagramnya, @smindrawati pada Kamis, 26 September 2019.

" Tadi malam keluarga besar Kementerian Keuangan menerima berita duka atas meninggalnya Ibu Hana Sri Juni Kartika, salah satu pejabat eselon dua di @kemenkeuri yang menjabat sebagai Sekretaris Pengadilan Pajak, Sekretariat Jenderal," tulis Sri Mulani.

Menurut Sri Mulyani, pegawainya yang biasa disapa Ibu Hana meninggal dunia akinat sakit kanker yang dideritanya. Selama bekerja, mendiang dikenal sebagai salah satu pejabat yang hangat dalam bergaul dan selalu semangat dalam bekerja mengabdi pada negara.

Karirnya mendiang diawali di Kemenkeu pada tahun 1990. Kala itu Hanna diterima bekerja di Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat, Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.

Almarhumah memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Diponegoro, gelar LLM dari University of Melbourne pada tahun 1996 dan berhasil memperoleh gelar Doktor di Universitas Diponegoro pada tahun 2013.

" Doa kami semua agar beliau mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan serta kesabaran," ujarnya.

 
 
 
View this post on Instagram

Tadi malam keluarga besar Kementerian Keuangan menerima berita duka atas meninggalnya Ibu Hana Sri Juni Kartika, salah satu pejabat eselon dua di @kemenkeuri yang menjabat sebagai Sekretaris Pengadilan Pajak, Sekretariat Jenderal. Ibu Hana meninggal setelah menderita sakit kanker yang dideritanya. Kami berduka cita dan kehilangan salah seorang pejabat yang dikenal hangat dalam bergaul dan selalu semangat dalam bekerja mengabdi pada negara. Karirnya di Kementerian Keuangan berawal pada tahun 1990 di Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat, Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan. Almarhumah memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Diponegoro, gelar LLM dari University of Melbourne pada tahun 1996 dan berhasil memperoleh gelar Doktor di Universitas Diponegoro pada tahun 2013. Atas nama negara dan seluruh jajaran Kementerian Keuangan, saya menyampaikan bela sungkawa dan duka cita yang mendalam kepada keluarga Ibu Hana, suami dan putra putrinya. Doa kami semua agar beliau mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan serta kesabaran. Jakarta, 26 September 2019

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on Sep 26, 2019 at 5:19am PDT

1 dari 4 halaman

Cerita Menkeu `Ditodong` Permintaan Bocah SD

Dream – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mendapatkan “ surat cinta” yang dikirimkan oleh anak-anak SD. Ada 10 surat terpilih yang ditujukan untuk orang nomor satu Kementerian Keuangan itu yang didapat dari kegiatan Kemenkeu Mengajar pada Oktober 2017.

“ Suatu kebanggaan dan keharuan buat saya untuk menjawab satu per satu surat tersebut. Sebagai calon pemimpin dan penerus tongkat estafet bangsa Indonesia, anak-anak perlu diberikan rasa optimism, diajarkan nilai-nilai kesopanan dan semangat kebangsaaan sedini mungkin,”tulis dia di akun resmi Instagramnya, dikutip Selasa 12 Desember 2017.

Isi sepuluh surat ini beraneka macam. Ada yang memuji kehebatan dan kecantikan Sri Mulyani. Ada yang meminta dia untuk mendoakan sang pengirim agar bisa menjadi dokter/menteri.

Namun unggahan dari seorang siswi SDN Menteng 03 paling menarik perhatian. 

2 dari 4 halaman

Bocah SD Minta Emas dan Pulsa

Lewat secarik kertas, Siswa bernama Fadavi, meminta Sri Mulyani untuk membelikannya emas hingga pulsa senilai Rp200 ribu.

“ Bu Sri Mulyani, saya minta 1 kg emas dan 2 kucing angora, 1 laki 1 perempuan kucing dan pulsa Rp200 ribu Telkomsel ke 0812xxxx,” tulis Fadavi.

 Anak SD minta pulsa sampai emas kepada Sri Mulyani.© Akun resmi Instagram Sri Mulyani

Menanggapi surat itu, Sri Mulyani menasihati Fadavi supaya tidak terlalu banyak bermain gawai. Dia juga bertanya emas 1 kg akan digunakan untuk apa. Tak lupa mantan pejabat Bank Dunia itu turut mendoakan anak ini supaya menjadi anak pintar dan bisa membeli emas sendiri.

“ Wah minta 1 kg emas mau dipakai untuk apa Fadavi? Bagus Fadavi suka memelihara kucing, jangan banyak main dengan telpon ya, nanti lupa belajar dan bermain dengan teman. Semoga Fadavi jadi anak pintar dan terus rajin belajar supaya nanti dapat membeli 1 kg emas sendiri,” balas Sri Mulyani.

(Sah)

3 dari 4 halaman

Perut Disentuh Sri Mulyani, Ibu Hamil Ini Langsung Kontraksi

Dream - Sabtu, 28 Oktober 2017 menjadi hari istimewa bagi Esther Butet Siahaan. Istri dari Bonar Sitindjak, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ditjen Bea Cukai Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara itu hadir dalam acara Family Gathering di Kantor Pusat Kemenkeu, Jakarta.

Sang suami mendapat penghargaan dari Kemenkeu karena prestasi kerjanya.

Esther yang sedang hamil sembilan bulan segera mewujudkan keinginan yang telah lama dia pendam. Dia ingin berfoto bersama Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

" Saya pun mengumpulkan keberanian, menghampiri, Ibu Sri Mulyani menyampaikan keinginan (mengidam) saya," kata Esther di laman media sosialnya.

Kesempatan berfoto itu pun didapat. Perut besar Esther pun bahkan sempat disentuh Sri Mulyani.

Tiba-tiba, perutnya berkontraksi.

 Dipegang Sri Mulyani, Ibu Hamil Ini Langsung Kontraksi© MEN

" Setelah, berfoto sama Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Acara Family Gathering Hari Oeang ke-71 langsung kontraksi," ucap Esther.

Esther segera di bawa ke rumah sakit terdekat. Dia melahirkan pukul 18.00 WIB.

Sang anak pun diberi nama spesial. Namanya Enkaeri Sitindjak. Enkaeri atau NKRI.

Kisah itu pun dia tuliskan di Fanspage Sri Mulyani.

4 dari 4 halaman

Tanggapan Sri Mulyani

Sri Mulyani masih mengingat sosok Esther. Dia mengatakan saat menyentuh perut hamil Esther terasa sudah keras.

Di Instagram pribadinya Sri Mulyani mengucapkan selamat dan mendoakan anak tersebut.

" Alhamdulillah, sang anak telah lahir di hari itu juga dan diberi nama Enkaeri (dari NKRI). Semoga Enkaeri Sitindjak menjadi anak yang membahagiakan dan membanggakan orang tua dan bangsanya. Selamat kepada kedua orang tua Enkaeri," kata Sri Mulyani.

 

Saat acara family gathering Kementerian Keuangan tanggal 28 Oktober 2017, datang kepada saya seorang istri pegawai Kemenkeu untuk mengajak foto bersama. Ibu yang sedang hamil besar tersebut adalah istri dari pegawai Ditjen Bea Cukai berprestasi yang bernama Bonar Sitinjak. Esther bilang dia sedang kontraksi , waktu saya pegang perutnya sudah keras. Alhamdulillah sang anak telah lahir di hari itu juga dan diberi nama Enkaeri (dari NKRI). Semoga Enkaeri Sitindjak menjadi anak yang membahagiakan dan membanggakan orang tua dan bangsanya. Selamat kepada kedua orang tua Enkaeri

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on 

 

Beri Komentar