Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Dream – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengajukan penghematan sebesar Rp363,6 miliar kepada Komisi XI DPR RI. Penghematan ini fokus kepada belanja negara, mulai dari belanja dinas sampai honorarium PNS.
“ Beberapa tahun terakhir, belanja barang di Kementerian/Lembaga mengalami peningkatan sehingga belanja barang bisa dikendalikan, termasuk di Kementerian Keuangan,” tulis Sri Mulyani dalam akun Instagram resminya, @smindrawati, dikutip Dream, Rabu, 12 Juli 2017.
Beberapa instrumen yang akan dipangkas seperti biaya perjalanan dinas dan honor PNS. Selain itu, penghematan ini juga menyasar kepada belanja operasional dan non-operasional, biaya rapat, dan belanja jasa.
Mantan pejabat Bank Dunia ini mengatakan penghematan dilakukan karena ada prioritas belanja. “ Skala prioritas diperlukan agar dapat menjaga kredibilitas APBN untuk kemakmuran Indonesia yang berkeadilan,” kata dia.
Sri Mulyani mengatakan usulan penghematan ini disampaikan saat rapat internal Kementerian Keuangan dengan Komisi XI. Rapat tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA/KL) Perubahan Tahun 2017 Kementerian Keuangan.
Efisiensi ini diajukan pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan Tahun 2017 dalam bentuk self blocking. Sri pun menjelaskan perubahan tersebut telah disetujui Komisi XI.
“ Terima kasih atas dukungan Komisi XI DPR yang telah memberikan persetujuan atas efisiensi ini,” tulis dia.
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

10 Masalah Kesehatan yang Risikonya Bisa Dikurangi dengan Rutin Berolahraga

Raja Herbal dari Ketapang Sebagai Benih Kemandirian Ekonomi Desa
