Menyumbang Bantu Atasi Covid-19, Wajib Pajak Dapat Diskon PPh

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 22 Juni 2020 19:45
Menyumbang Bantu Atasi Covid-19, Wajib Pajak Dapat Diskon PPh
Pemerintah menebar fasilitas pajak terkait penanganan Covid-19.

Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2020 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan dalam rangka Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19). Ada lima fasilitas pajak yang diberikan dalam beleid ini.

“ Inti sari dari PP ini adalah pemberian fasilitas pajak penghasilan bagi masyarakat (wajib pajak) yang turut bergotong royong dalam membantu upaya pemerintah memerangi wabah Covid-19,” tulis Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dikutip dari akun Instagramnya @smindrawati, Senin 22 Juni 2020.

Pertama, wajib pajak dalam negeri yang memproduksi alat kesehatan, seperti hand sanitizer dan disinfektan, bisa mendapatkan tambahan pengurangan penghasilan neto dari biaya produksi yang dikeluarkan. Besarnya mencapai 30 persen.

“ Kedua, wajib pajak yang memberikan donasi atau sumbangan dalam rangka penanggulangan wabah Covid-19 dapat memperhitungkan donasi atau sumbangan sebagai pengurang penghasilan bruto,” tulis dia.

1 dari 3 halaman

Honor Tenaga Medis Tak Dipungut Pajak

Yang ketiga, honorarium atau imbalan lain dari pemerintah yang diberikan kepada tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan dalam penanganan Covid-19 dikenai pajak penghasilan dengan tarif 0 persen.

“ Artinya, honorarium atau imbalan itu diberikan secara penuh kepada mereka,” tulis dia.

Fasilitas yang keempat diberikan bagi wajib pajak yang menyewakan tanah, bangunan, atau harta lainnya kepada pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan mendapatkan penghasilan sewa dari pemerintah. Nah, wajib pajak ini akan mendapatkan penghasilan sewa secara penuh karena dikenakan pajak penghasilan 0 persen.

2 dari 3 halaman

Optimistis Bisa Lewati Badai Corona

Kelima, wajib pajak yang melakukan pembelian kembali saham sampai dengan 30 September 2020 dianggap tetap memenuhi persyaratan tertentu untuk memperoleh tarif PPh badan lebih rendah.

“ Dengan adanya fasilitas-fasilitas ini, saya berharap masyarakat dapat mengambil bagian dalam upaya bersama menghadapi dan memerangi wabah Covid-19,” tulis Sri Mulyani.

Dia juga optismistis bisa melewati badai Covid-19 jika saling membantu. “ Saya meyakini, kita akan dapat melewati semua kesulitan ini jika kita bisa bergotong-royong dan bekerja sama,” tulis mantan managing director World Bank itu. 

3 dari 3 halaman

      View this post on Instagram

Semangat pagi! Saya berharap semua siap menghadapi pekan ini dengan semangat optimisme. . Beberapa waktu yang lalu Presiden Republik Indonesia telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2020 tentang Fasilitas Pajak Penghasilan dalam rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Sudah tau kah mengenai apa? . Inti sari dari PP ini adalah pemberian fasilitas pajak penghasilan bagi masyarakat (wajib pajak) yang turut bergotong royong dalam membantu upaya pemerintah memerangi wabah Covid-19. . Ada lima fasilitas yang dimaksud. Pertama, wajib pajak dalam negeri yang memproduksi alat kesehatan, antiseptic hand sanitizer, dan disinfektan dapat menerima tambahan pengurangan penghasilan neto sebesar 30 persen dari biaya produksi yang dikeluarkan. . Kedua, wajib pajak yang memberikan donasi atau sumbangan dalam rangka penanggulangan wabah Covid-19 dapat memperhitungkan donasi atau sumbangan sebagai pengurang penghasilan bruto. . Ketiga, atas honorarium atau imbalan lain dari pemerintah yang diberikan kepada tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan dalam penanganan Covid-19 dikenai pajak penghasilan dengan tarif 0 persen. Artinya, honorarium atau imbalan itu diberikan secara penuh kepada mereka. . Keempat, wajib pajak yang menyewakan tanah, bangunan, atau harta lainnya kepada pemerintah dalam rangka penanganan Covid-19 dan mendapatkan penghasilan sewa dari pemerintah dapat menerima penghasilan tersebut secara penuh karena dikenai pajak penghasilan dengan tarif 0 persen. . Kelima, wajib pajak yang melakukan pembelian kembali saham sampai dengan 30 September 2020 dianggap tetap memenuhi persyaratan tertentu untuk memperoleh tarif PPh badan lebih rendah. . Dengan adanya fasilitas-fasilitas ini, saya berharap masyarakat dapat mengambil bagian dalam upaya bersama menghadapi dan memerangi wabah Covid-19. . Saya meyakini, kita akan dapat melewati semua kesulitan ini jika kita bisa bergotong-royong dan bekerja sama. . Apa pendapatmu terkait kebijakan ini?

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on Jun 21, 2020 at 7:11pm PDT

Beri Komentar