Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://antarafoto.com)
Dream - Berlanjutnya akumulasi beli investor asing mendorong bursa saham Indonesia kembali menguat. Laju positif ini sedikit tertahan dengan sikap hati-hati investor domestik.
Dalam sepekan ke depan, investor memang bakal menunggu data ekonomi terbaru. Hasil positif bakal membuat pemodal nyaman kembali mengakumulasi saham.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 6 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencetak rebound setelah ditutup melemah akhir pekan lalu.
ISSI sore ini menanjak 0,757 poin (0,44%) ke level 172,501. ISSI sebetulnya sempat mencetak posisi tertinggi di 172,693, sebelum mengerem laju kenaikannya tersebut.
Sepanjang perdagangan ISSI cukup nyaman melaju di zona hijau. Aksi beli investor berhasil menahan posisi terendah ISSI di zona hijau di level 172,064.
Aksi beli di awal pekan ini berhasil mengangkat 97 emiten syariah ke zona hijau. Namun, ISSI masih tertekan aksi jual dari 81 emiten lainnya.
Meski menguat, aksi jual beli saham syariah terbilang minim. Tercatat hanya 26,44 miliar saham syarih yang diperjualbelikan dengan nilai Rp 2,8 triliun.
Awal pekan yang ceria juga sukses dinikmati saham bluechip syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat 4,069 poin (0,57%) menuju level 720,866.
Separuh penghuni JII atau 15 emiten bluchips syariah berhasil bertengger di zona positif. Sisanya, 8 emiten melaju lemah dan 7 lainnya memilih stagnan.
Sama dengan ISSI, pelaku pasar juga merasa aman melakukan akumulasi saham keping biru saham. Dengan transaksi bernilai Rp 1,5 triliun, JII hanya mencetak level terendah di zona hijau 718,634 dengan posisi tertinggi di 721,902.
Saham bluechips syariah langgan favorit pelaku pasar menghuni daftar pencetak kenaikan harga tertinggi. Emiten berkode INTP sukses menjadi top gainer usai menguat Rp 450 per saham.
Top gainer lainnya dihuni oleh UNVR yang menguat Tp 250, PTBA Rp 200, ASII Rp 125, dan ITMG Rp 75 per saham.
Secara keseluruhan, bursa saham Indonesia memang didominasi aksi rebound. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini menutup perdagangan dengan menanjak 23,632 poin (0,43%) ke level 5.480,031.
Lantai bursa cukup sepi dari transaksi dengan hanya menghimpun dana Rp 4,58 triliun. Meski sepi, pemodal asing justru semakin menggebu dalam mengoleksi saham di BEI. Asing mencetak nett buy Rp 465 miliar.
Dari kawasan regional, indeks Nikkei Jepang menutup sesi dengan melemah 0,19 persen. Capaian ini berbanding terbalik dengan Hang Seng dan Strait Times yang justru menguat 0,77 persen dan 0,04 persen.
Kurs rupiah awal pekan ini juga membawa kabar gembira. Rupiah sukses terangkat ke level 12.922 atau menguat 98 poin (0,75%).