Ilustrasi (antarafoto.com)
Dream - Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai, sudah saatnya Indonesia kembali memiliki lembaga pembiayaan khusus pembangunan infrastruktur, atau yang lebih dikenal dengan bank infrastruktur.
“ Mungkin sudah saatnya kembali Indonesia memiliki semacam bank pembangunan baru. Kita mulai dulu dengan apa yang menjadi prioritas kita, prioritas adalah pada infrastruktur,” ujar Bambang seperti dikutip dari situs Kementerian Keuangan, Selasa, 7 April 2015.
Nantinya, lanjut Bambang, lembaga pembiayaan tersebut akan memperoleh sumber pendanaan dari penerbitan obligasi. Selain itu, bank infrastruktur juga diharapkan dapat menggali potensi pendanaan dari berbagai sumber, seperti dana idle yang tersebar di berbagai lembaga pemerintah di seluruh Indonesia.
“ Kita harapakan nanti obligasi yang dikeluarkan oleh bank infrastruktur ini adalah obligasi yang setara dengan obligasi pemerintah, dan juga bisa menjadi channel dari idle money yang ada di berbagai tempat di negeri ini, apakah di BPJS, apakah dana haji, ataupun yang lainnya,” ungkap Bambang.
Selain itu, pemerintah juga berencana untuk memberikan suntikan dana, yang dilakukan dalam rangka mempercepat perkembangan bank infrastruktur. Hal ini bertujuan agar nantinya bank infrastruktur dapat memfokuskan diri pada pembiayaan infrastruktur dan dapat menjalankan fungsinya secara maksimal.
“ Suntikan (dana) ini akan sangat penting untuk mempercepat perkembangan bank infrastruktur, supaya tidak ada lagi terjadi seperti Bapindo dulu, karena sulitnya mencari sumber pembiayaan, akhirnya malah fokus sebagai bank umum, nah ini yang ingin kita hindari,” tandasnya. (ism)
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular



10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar

Mengapa Media Sosial Bisa Membuat Anda Sedih? Ini 5 Alasannya


Elektabilitas Dedi Mulyadi di Pilpres 2029 dalam Berbagai Survei, Mengapa Bisa Kalahkan Prabowo?

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia
