Ilustrasi.
Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana syariah turun. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya harga saham di pasar modal.
Deputi Direktur Perizinan Pengelolaan Investasi Direktorat Pengelolaan Investasi OJK, I Made B. Tirthayarsa, mengatakan pada tahun 2015, total NAB reksa dana sebesar Rp271,96 triliun. Dari nilai Rp271,96 triliun, ada reksa dana syariah yang sebesar Rp11,01 triliun. Angkanyap pun turun dari reksa dana syariah yang sebesar Rp11,23 triliun.
" Harga saham-saham turun pada 2015," kata Tirthayarsa di sela-sela " Pelatihan dan Gathering Wartawan tentang Perkembangan Terkini dan Fungsi dan Tugas OJK" di Bogor, Jawa Barat, Sabtu 4 Juni 2016.
Dia mengatakan turunnya harga saham-saham dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi perekonomian.
" Meskipun nilainya turun, jumlah produk reksa dana syariah naik dari 74 produk menjadoi 93 produk," kata dia.
Selain itu, Tirthayarsa mencatat nilai reksa dana syariah per 27 Mei 2016 sebesar Rp9,64 triliun. Tahun ini diperkirakan reksa dana syariah akan tumbuh positif. Namun, dia tidak bisa memperkirakan seberapa besar reksa dana syariah akan tumbuh.
" Kami percaya iya. Kalau angka, kami kurang tahu," kata dia.
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda