Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Bank Indonesia (BI) mencatat sebanyak 273.223 lembar uang palsu beredar hingga Oktober 2015. Berdasarkan data BI, jumlah tersebut melonjak 125 persen jika dibandingkan tahun lalu sebanyak 121.000 lembar.
Temuan uang palsu ini dilaporkan dari pihak perbankan dan penyidikan kepolisian. Ada 129.795 lembar uang palsu atau 48 persen merupakan temuan bank. Sementara itu, 143.428 lembar uang palsu atau 52 persen merupakan hasil temuan pihak kepolisian.
Pecahan uang palsu yang paling banyak beredar adalah pecahan Rp 100.000 yang mencapai 202.376 lembar, pecahan Rp 50.000 sebanyak 59.848 lembar, dan pecahan Rp 20.000 sebanyak 7.065 lembar.
Otoritas bank sentral menilai semakin banyaknya temuan uang palsu ini disebabkan meningkatnya kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai ciri-ciri keaslian rupiah.
Untuk mengurangi peredaran uang palsu ini, BI mendorong agar masyarakat mulai beralih menggunakan uang elektronik dalam beberapa transaksi yang sudah menyediakan layanan transaksi nontunai, seperti transaksi di mini market, angkutan umum, jalan tol, dan masih banyak lagi.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'