Tak Lulus SMA, Djoko Susanto Kini Jadi Orang Terkaya Indonesia, Hartanya Rp33 Triliun

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 17 November 2021 08:12
Tak Lulus SMA, Djoko Susanto Kini Jadi Orang Terkaya Indonesia, Hartanya Rp33 Triliun
Si empunya ternyata pernah putus sekolah dan tidak lulus pendidikan SMA/SLTA.

Dream - Pendiri Alfamart, Djoko Susanto dengan nama lahir Kwok Kwie Fo masih terus bertahan di daftar 50 orang terkaya Indonesia. Dalam majalah Forbes, kekayaan Djoko Susanto mencapai USD2,3 miliar atau setara Rp32,7 triliun pada 8 Oktober 2021.

Di balik kesuksesannya sebagai bos Alfamart, Djoko ternyata harus putus sekolah dan tidak lulus pendidikan SMA/SLTA. Dikutip dari berbagai sumber, Djoko merupakan anak keenam dari 10 bersaudara.

Di usia 17 tahun, ia sudah mulai membantu mengelola usaha milik orang tuanya, yakni kios yang menjual bahan-bahan makanan dan rokok di Pasar Tradisional Arjuna, Jakarta. Kios ini diberi nama Sumber Bahagia.

Kesuksesan Djoko dalam mengelola kios makanan dan rokok ini, menarik perhatian pemilik perusahaan rokok tembakau dan cengkeh terbesar di Indonesia, yakni Putera Sampoerna.

1 dari 5 halaman

Dibuka pada awal 1980

Ilustrasi© shutterstock

Djoko pertama kali bertemu generasi ketiga dari keluarga Sampoerna ini pada awal tahun 1980. Mereka sepakat untuk membuka kios pada tahun 1985. Sebanyak 15 kios dibuka pada tahun 1989, yang berlokasi di Jakarta.

Lalu ditanggal 27 Agustus 1989 lahirlah toko bernama Alfa Toko Gudang Rabat yang memiliki konsep mini supermarket. Kemudian pada 1994 berdirilah Alfa Minimart yang selanjutnya dikenal dengan Alfamart.

Nama Alfa dipilih Djoko dan Putera karena nama ini merupakan nama yang netral dan tidak bersangkutan dengan nama mereka berdua.

2 dari 5 halaman

2007 ada Alfamidi

Kerja sama Djoko Susanto dan Putera Sampoerna harus berakhir pada tahun 2005 ketika Sampoerna menjual bisnis tembakau berserta anak perusahaannya (termasuk 70 persen saham Sampoerna yang ada di Alfamart) kepada Philip Moris Internasional.

Ilustrasi© shutterstock

Philip yang tidak tertarik bisnis ritel pun menjual saham tersebut ke Djoko dan Northstar. Pada tahun 2010 Djoko membeli Northstar sehingga ia memiliki 65 persen saham perusahaan.

Pada tahun 2007, Djoko pun mendirikan Alfamidi.

Namun, di tengah perjalanan Alfa Supermarket terpaksa dijual ke Carrefour karena omzet kurang memuaskan. Kini Djoko pun masih fokus dengan bisnis ritel yang kini menjadikannya salah satu orang terkaya di Indonesia.

3 dari 5 halaman

Alfamart Bagi-bagi Kupon Rp2 Juta untuk Lawan Corona? Hoax!

Dream – Beredar kabar di Whatsapp, minimarket Alfamart telah menyumbang 6.000 kupon gratis bernilai Rp2 juta.

Dalam pesan berantai itu disebut, kupon itu bisa membantu melawan penyebaran virus corona. Berikut narasi pesannya:

Merekam Sisi Lain Pejuang Pandemi Lewat Kamera EOS R6

" Alfamart ???? akan menyumbangkan 6.000 kupon gratis senilai Rp 2.000.000 untuk membantu melawan Covid-19. Saya baru saja mengambil voucher saya di sini: ???? https://t.co/R8nJz1ubpQ"

Pada tautan itu muncul sebuah situs yang berisi kolom survei. Namun, apakah benar Alfamart membagikan kupon gratis?

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com, dikutip pada Rabu 22 April 2020, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart (AMRT) angkat bicara mengenai kabar yang mengklaim Alfamart menyumbang 6.000 kupon gratis senilai Rp 2 juta untuk melawan COVID-19. 

Corporate Communication General Manager AMRT, Nur Rachman menyatakan, kabar Alfamart menyumbang 6 ribu kupon gratis senilai Rp 2 juta untuk melawan COVID-19 tidak benar.

Tips Foto Produk Cantik Pakai Kamera Smartphone

" Itu hoax," kata Nur saat berbincang dengan Liputan6.com.

4 dari 5 halaman

Tidak Gelar Kuis

PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk. sebagai pemilik jaringan toko Alfamart menyatakan, perusahaan tidak mengadakan kuis atau kegiatan survei dengan imbalan hadiah seperti yang tertera di website atau situs berikut: 6.000 kupon gratis senilai Rp 2.000.000 untuk membantu melawan Covid-19 dengan link https://t.co/R8nJz1ubpQ.

 

Dituding Plagiat GoTo, Gojek dan Tokopedia Digugat Rp2 Triliun

Hoax ya.© Liputan6.com

“  Kami mohon masyarakat agar waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Alfamart dengan memberi iming-iming hadiah atau voucher belanja, karena situs tersebut tidak benar dan bukan dari situs resmi kami. Penawaran voucher hanya melalui nomor resmi Whatsapp Alfamart di 08111500959,” ujar Nur.

Dilaporkan ke Kominfo

Pihak perusahaan juga telah melaporkan hal ini kepada Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, untuk memblokir situs tersebut.

Perusahaan menegaskan bahwa situs itu adalah hoax dan dapat merugikan serta menyesatkan masyarakat.

WhatsApp Perpanjang Durasi Waktu Fitur 'Delete For Everyone'

Perusahaan belum pernah menyelenggarakan survei online dengan iming-iming voucher belanja sebesar Rp2 juta.

Konsumen diharapkan waspada, jika mendapatkan tawaran seperti di atas. Semua yang berkaitan dengan pemberian voucher atau promo oleh Alfamart hanya melalui situs resmi www.alfamartku.com, akun media sosial facebook www.facebook.com atau alfamartku, instagram www.instagram.com atau afamart, twitter www.twitter.com atau alfamart dan nomor resmi WhatsApp Alfamart 08111500959.

5 dari 5 halaman

Kesimpulan

Kabar yang tersebar melalui pesan Whatsapp tentang Alfamart membagikan voucher gratis sebesar Rp2 juta merupakan hoax semata.

Keuangan & Bisnis Jadi Bahan Perbincangan Aktif Pengguna Twitter Indonesia

© Dream

Pihak Alfamart sendiri tidak pernah menyelenggarakan survei online. Masyarakat diharapkan untuk waspada karena dapat menyesatkan dan segera hubungi call center Alfamart apabila terjadi hal serupa.

(Sumber: Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono)

Beri Komentar